Dari Indonesia, Puluhan TKI Ini Ukir Prestasi di Hongkong

CEO YFG (baju biru) bersama para juara

Hongkong, Harianbrebes.com – Para Tenaga Kerja Indonesia atau TKI, biasanya hanya melakukan kegiatan domestik rumah tangga. Akan tetapi, para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hongkong berbeda. Padalnya, para TKI tersebut menjadi juara fashion show yang digelar Yanne Fashion Gruop (YFG).

Seperti diketahui, biasanya sehari-hari mereka hanya bekerja layaknya buruh biasa, menyapu, ngepel, mencuci, membersihkan rumah majikan, akan tetapi di hari itu, mereka tampak cantik bagaikan artis dan spesial. Sebab, mereka unjuk bakat di kancah internasional melalui even yang spektakuler itu.

Wajah mereka tampak bahagia, pada raut muka para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hongkong itu juga senyum bahagia sekali. TKI atau akrab disapa Buruh Migran Indonesia (BMI), ternyata memiliki kreativitas tak kalah hebat dengan para artis di Indonesia.

YFG, sebuah manajemen modelling di Hongkong, mengangkat bakat, talenta dan potensi para Buruh Migran Indonesia (BMI) di Hongkong. Hal itu tampak pada fashion internasional yang bertempat di Kapal Pesiar Star Cruise Hongkong, Minggu (18/12) yang dihelat Yanne Fashion Group (YFG).

Manejemen yang digawangi Yanne Karsodiharjo itu, telah sukses menggelar event tingkat internasional yang diperuntukkan pada Buruh Migran Indonesia atau BMI.

Yanne Karsodiharjo CEO YFG, mengatakan bahwa Lomba fashion show tersebut dalam rangka mengangkat potensi para Buruh Migran Indonesia (BMI) yang bekerja di Negeri Beton tersebut.

“Alhamdulillah, YFG sukses melaksanakan fashion show pada 18 Desember 2016 di Kapal Pesiar Star Cruise Hongkong,” ujar Yanne Karsodiharjo, Senin (19/12) dalam siaran pers yang diterima Harianbrebes.com.

Perempyaan asal Bojonegoro itu juga mengatakan juga membeberkan, bahwa kegiatan itu usai YFG sukses menggelar sejumlah event berkelas internasional. Menariknya, mereka adalah para Buruh Migran Indonesia (BMI) yang notabene bekerja di tanah rantau, yaitu di Hongkong.

“Fashion tersebut mengusung tema casual winter dan night gown glamour. Acara berjalan lancar dan sukses. Untuk Juara Casual 1 Violin Chan, 2 Regiez L&T Beauty dan 3 Deyunda Ws Wynda,” ujar perempuan kelahiran Bojonegoro 24 Februari 1988 tersebut.

Selanjutnya, menurut Yanne, Juara Gaun Malam 1 Jia Canon Anggoro, lalu Juara 2 Nurlita Prihatin dan Juara 3 Wardah Shakira. “Apreciation Queen 1 yaitu Nurlita Prihatin Queen dan 2 Jean F Dabu,” beber dia.

Untuk kategori Princess 1 diraih Nassha Regiena Lora dan 2 Raeni Moch Mishar. “Untuk kategori Miss Ambasador  yaitu 1 Leony Agustien, 2 Marejo Capio dan 3 Margharita Liza,” tukas BMI asal Bojonegoro, Jatim tersebut.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang membantunya. “Congratulation dan terima kasih banyak kepada para peserta dan penonton, juga suporter Nassha Regiena Lora Jordan Group Sexy Girl,” kata dia.

Dijelaskan Andayani, sapaan akrabnya, BMI yang gigih mempromosikan budaya Indonesia itu, bahwa ada sejumlah para juara dari beberapa kategori yang sudah dituntukan oleh penyelanggara.

Untuk kameramen, terima kasih kami sampaikan kepada Kenneth Ngo, Andy ng, Singa Emas, Chery Chan, Tommy Chan, Richo Lrr, Thakur Sing panitia, Henry So, Colonel Yiu Wah, Chan  dan seluruh crew dan seluruh pendukung dan panitia mohon maaf lahir batin, salam sukses.

“Terima kasih saya sampaikan juga kepada Group Veeya Wong Nyanyi dan KC Leony Agustien Group Buffet, terima kasih pula pada Tata Sagita Icon dan Group Buffe Kace, Icon Fiby Fiby dan Group Margareta Liza,” ujar dia.

Pihaknya mengaku, kegiatan itu semata-mata demi memajukan potensi BMI di Hongkong dan ia tidak mau BMI di sana didiskriminasikan.

BMI asal Jatim itu juga mengucapkan banyak terima kasih kepada awak media di Indonesia yang selama ini turut mempublikasikan semua kegiatan YFG dan para BMI di Hongkong. “Terima kasih juga media Indonesia dan para sponsor Zarang Meong, Anisah Icha  dan Veeyawong nyumbang lagu. Semoga kalian sukses semua,” pungkas Yanne. [Red-Hb/HB99]

LEAVE A REPLY