Perkuat Ekosistem Laut, Ratusan Pramuka Ikuti Jambore Mangrove ke-4

Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti bersama Ka. Kwarcab H. Emaztoni Ezam saat membuka Jambore Mangrove ke-4 di Desa Wisata Mangrove Pandansari Brebes. [Humas Brebes]

Brebes, Harianbrebes.com- Kurang lebih 800 siswa dengan penuh semangat mengikuti Jambore Mangrove IV 2017, dalam rangka hari bumi. Mereka diajak untuk mengenal dunia pesisir laut sekaligus menanamkan rasa kepedulian terhadap keberlanjutan perubahan lingkungan pesisir pantai.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE membuka acara yang dipusatkan di halaman SDN Pandansari 01 Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes dengan memukul bedug dan menyematkan tanda peserta serta memberikan bibit mangrove kepada perwakilan pramuka.

“Wilayah pantai mangrove harus dikedepankan karena abrasi yang cukup parah dan mengakibatkan perubahan lingkungan pesisir,” kata Idza saat membuka Jambore, Jumat (21/4) lalu.

Akibat  abrasi pada 1995 silam yang telah menenggelamkan ribuan hektar tambak milik warga, juga mengakibatkan perubahan fisik lingkungan sehingga mengubah kehidupan masyarakat di kawasan pesisir. Oleh karena itu, Bupati mengajak masyarakat untuk melestarikan lingkungan melalui jamboree mangrove yang juga sebagai memperingati hari bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2017.

“Dengan potensi sumber daya alam yang sangat besar, jambore mangrove ini merupakan upaya menumbuhkembangkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan,” ungkap Idza selaku Ketua Mabicab Kwartir Cabang 11.29 Brebes.

Selain itu, masih kata Bupati, jambore Mangrove dilaksanakan oleh Kwaran Cabang (Kwarcab) Brebes ini juga sebagai langkah  untuk menumbuhkembangkan kecintaan generasi muda terhadap ekosistem mangrove.

“Pada jambore mangrove ini juga akan dilakukan kegiatan penanaman mangrove dan kedepan akan terus berkelanjutan dan masyarakat pesisir harus tetap melestarikan lingkungan,” tambah Bupati.

Ketua Kwarcab 11.29 Brebes Emasthoni Ezam SH MH menjelaskan, selain penanaman mangrove, peserta juga akan diajak menikmati keindahan hutan mangrove yang sudah dilakukan penyelematan lebih dari 5 tahun silam.

Juga diberikan materi tentang dunia pariwisata, pentas seni, penyelematan diri di laut dan berbagai kegiatan lainnya yang menarik dan menantang.

Sementara itu, Penerima Kalpataru Mashadi berharap kesadaran menjaga dan menyelamatkan bumi khususnya laut menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya masyarakat sekitar.

“Saya berterima kasih, jika semua stakeholder bersama menjaga alam ini. karena bumi adalah kita,” tegasnya.

Jambore yang berlangsung hingga Minggu (23/4) diikuti ratusan peserta yang merupakan perwakilan penegak dan pandega dari berbagai pangkalan gugus depan dari masing masing Kwartir Ranting atau Kecamatan.

Turut hadir dalam pembukaan, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono beserta istri, Ketua Kwarcab Kabupaten Brebes H Emastoni Ezam SH MH, Pengurus Kwarcab Brebes, Ketua Kwartir Ranting Kabupaten Brebes, Ketua Pokdarwis Pandansari Rusjan, Penerima Kalpataru Mashadi, Dosen Umus, Kepala OPD Kabupaten Brebes dan undangan lainnya. [Red-Hb/Arkana]

LEAVE A REPLY