Tiara Yulihani dan Tio Hadi Purnomo Sabet Juara Pertama Peragaan Busana Batik Brebesan 2018

Para Juara Lomba Peragaan Busana Batik Brebesan 2018 di Pendopo Kabupaten Brebes, Minggu (09/12)

Brebes, Harianbrebes.com – Setelah mengantongi nilai 246, Tiara Yulihani utusan dari Kecamatan Salem Brebes berhasil menjadi juara 1 kategori busana wanita pada lomba Peragaan Busana Batik Brebesan 2018. Sedang untuk kategori busana pria diraih Tio Hadi Purnomo dari Kecamatan Bantarkawung Brebes dengan nilai 250. Tiara dan Tio berhasil menumbangkan 173 peserta pelajar, instansi dan umum pada ajang tahunan yang digelar di Pendopo Bupati Brebes, Minggu (9/12).
Untuk busana wanita, juara 2 diraih Adinda Wahyu W dari SMK Negeri 1 Brebes dengan nilai 241, dan juara 3 Shafira Salsabila dari Dinas Perhubungan Kab Brebes (238). Harapan 1 diraih Gita Labaika P dari SMK Negeri 1 Brebes, dan harapan 2 Nutan Anom Mangesty dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengeloaan Sampah.
Kategori busana pria, juara 2 diraih Aep Amarullah dari Kec Banjarharjo Brebes (244) dan juara 3 M Agus Widiyanto SKm dari Kec Jatibarang (240). Untuk harapan 1 Nurkholis Majid dari SMK Negeri 1 Tanjung Brebes (230) dan harapan 2 Ardiyansyah Putra Pratama dari Dinas Koperasi, Usaha Mini dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kab Brebes (229).
Ketua Dekranasda Kabupaten Brebes Drs H Kompol Warsidin MHum dalam laporannya menjelaskan, potensi batik Brebesan sangat prospek. Sehingga perlu digali dari pihak perancangnya, untuk memberikan nuansa tersendiri. Batik Brebesan itu, setelah dilombakan ternyata muncul ratusan rancangan, mulai dari Gaun Pesta, Formal, Casual maupun Santai. “Terbukti, saat ini sudah ada lima puluh lebih perancang senior maupun muda berbakat yang turut andil dalam lomba rancang busana batik Brebesan ini,” ucap Warsidin.
Gelaran lomba ini, kata Warsidin bahkan mendapat apresiasi dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) yang beberapa waktu lalu telah membina pengrajin batik Salem.
“Tim Bekraf Jakarta, bahkan telah mendesain batik Salem atau yang lebih kondang dengan Batik Brebesan menjadi busana maupun asesoris lainnya,” kata Warsidin yang juga suami Bupati Brebes.
Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH pada sambutan pembukaan, menyambut baik gelaran Lomba Peragaan Busana yang digelar Dekranasda Brebes bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Tenaga Kerja Kab. Brebes.
PemKab akan terus memberikan peluang kepada pengrajin batik maupun para perancang untuk lebih kreatif lagi dalam mengembangkan rancangannya. Suatu kebanggaan tersendiri bagi saya dapat menyaksikan karya dan kreatifitas masyarakat Brebes yang di tuangkan dalam lomba peragaan busana batik Brebesan 2018.
“Jika kita melihat perkembangan batik Brebesan patut kita apresiasi di Jawa Tengah, produk batik kita tidak kalah dengan produk batik daerah lain dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. (HB-PN/OTZ/WSD)

LEAVE A REPLY