905 Orang Lolos Tahap Administrasi Seleksi Calon PPPK Pemkab Brebes

0
34
Para Peserta Calon PPPK 2019 Pemkab Brebes mengikuti seleksi dengan sistem CAT. Foto : Istimewa

Brebes, Harianbrebes.com – Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) 2019 tahap pertama. Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes Sutrisno bersama tim monitoring, meninjau langsung seleksi calon P3K di dua tempat yaitu SMK Negeri 1 Brebes dan SMK Negeri 1 Bulakamba. Sabtu (23/2).

“Seleksi calon P3K tahap pertama dilaksanakan selama dua hari yaitu 23-24 Februari, ada 906 pendaftar lolos administrasi. Namun setelah diteliti kembali ada satu orang ijazahnya tidak sesuai kriteria, jadi 905 orang yang ditetapkan mengikuti seleksi,” ucap Sutrisno.

Calon PPPK, kata Suatrisno, sebelum dilakukan seleksi kompetensi dengan sistem Computer Assisted Tes (CAT) dan wawancara berbasis komputer. Para peserta wajib melakukan registrasi, setelah itu memasuki ruang isolasi untuk mendapatkan arahan dari mentor.

“Kita juga siapkan alat detektor sebelum peserta memasuki ruang komputer, agar para peserta benar-benar jujur dalam mengerjakan soal,” ungkapnya.

Dilanjutkan, Sutrisno, Pemkab Brebes membuka 150 formasi untuk P3K dengan rincian 123 formasi tenaga pendidikan, 18 formasi tenaga kesehatan, dan 9 formasi penyuluh pertanian.

Sutrisno memaparkan, berdasarkan informasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), pelaksanaan seleksi kompetensi P3K 2019 ini, peserta diberikan waktu 100 menit untuk menyelesaikan tes kompetensi yang terbagi menjadi tiga sub tes.

Peserta P3K perlu memperhatikan tiga sub tes seleksi kompetensi yang terdiri dari 40 soal Kompetensi Teknis, 40 soal Kompetensi Manajerial, dan 10 soal Kompetensi Sosio Kultural.

Sedangkan untuk wawancara berbasis komputer peserta diberikan waktu 20 menit untuk menyelesaikan 10 soal. Seiring dengan pelaksanaan seleksi kompetensi tersebut, artinya, tak semua peserta ujian itu bisa lolos ke tahap berikutnya.

Hal tersebut dikarenakan ada pemberlakuan passing grade bagi peserta P3K 2019 tahap pertama. Di antaranya nilai kumulatif seleksi kompetensi minimal 65, dan sub kompetensi teknis minimal 42.

Sutrisno menuturkan, jika passing grade tersebut terpenuhi maka baru diberlakukan passing grade wawancara, minimal 15. Sementara itu, jika nilai hasil wawancara lebih dari 15 namun passing grade tak terpenuhi maka peserta P3K tak lolos seleksi.

Salah seorang peserta tes calon P3K Kabupaten Brebes, Kisnandar dari Losari mengaku bahagia bisa mengikuti seleksi calon P3K. Sebagai guru honorer K2 merasa terpanggil mengikuti seleksi dengan harapan bisa mengubah nasibnya, karena selama menjadi guru honorer penghasilannya amat sedikit sementara kebutuhan hidup terus mendesak.

“Semoga pemerintah dapat menyelesaikan masalah terkait nasib para guru honorer, agar ada kejelasan nasibnya bagi kami,” tambahnya.

Kisnandar telah menjadi guru honorrer sekitar 14 tahun lebih. Dia berharap dari kuota yang ada dapat masuk dan lolos sampai tahap selanjutnya dan menjadi P3K. (HB- by, wsd)

Harian Brebes

LEAVE A REPLY