Tragis! Gadis 15 Tahun, Gigilir 4 Pemuda Diarea Persawahan

Brebes, Harianbrebes.com,- Seorang remaja putri berusia 15 tahun, menjadi korban pencabulan. SA (15) digilir oleh empat pria di area persawahan Desa Banjaratma, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.

Aksi pencabulan berjamaah itu terungkap dari laporan orangtua korban. Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Tri Agung Suryomicho mengatakan, usai menerima laporan, anggota langsung melakukan pencarian para pelaku yang diduga melakukan aksi bejat tersebut.

Dua tersangka yaitu Karjono (22) warga Desa Klampok, RT 2 RW 8, Kecamatan Wanasari dan MA (16) Warga Kecamatan Wanasari ditangkap Senin (26/8/2019) malam. Sedangkan tersangka Amakmun (19) Desa Tanjung Sari, Kecamatan Wanasari ditangkap Selasa (27/8/2019) malam. Dan satu tersangka yaitu Dedi alias Dublag (19) warga Desa Keboledan, Kecamatan Wanasari masih dalam pencarian.

“Diawali dari laporan keluarga korban, kita melakukan pencarian dan penangkapan. Tiga pelaku berhasil kami tangkap dan satu pelaku masih dalam pencarian,” kata Tri Agung.

Ia mengungkapkan, pemerkosaan terhadap korban berawal dari kenalannya dengan Dedi melalui facebook. Korban kemudian diajak bertemu dan jalan-jalan. Namun, korban kemudian di bawa ke suatu tempat yaitu di area persawahan untuk diperkosa bergiliran.

“Korban diajak ke area persawahan di daerah Bulakamba yang kemudian diajak berhubungan seksual dengan empat orang pelaku. Korban diancam jika tidak mau berhubungan,” paparnya.

Dari keterangan para tersangka yang saat ini mendekam di Rutan Mapolres Brebes, menurut Tri Agung, aksi bejat tersebut dilakukan tanpa adanya pengaruh minuman keras, tapi karena pergaulan bebas anak jalanan.

“Mereka ini anak jalanan yang terpengaruh pergaulan bebas. Jadi saat kejadian tidak terpengaruh minuman keras,” tegasnya.

Karjono pun menambahkan, korban SA merupakan kenalan temannya Dedi, melalui facebook. Kemudian, Dedi yang saat ini masih buron, merencanakan semuanya termasuk untuk memperkosa korban.

“Yang punya ide saya dan Dedi. Korban itu kenalan Dedi di facebook. Setelah diajak ketemuan, korban terus kami jemput untuk kami ajak ke pasar malam,” kata Karjono, saat dimintai keterangan di Mapolres Brebes, Rabu (28/8/2019).

Di perjalanan, korban bukannya diajak ke pasar malam seperti yang dijanjikan. Namun korban di bawa ke area persawahan, kemudian korban dipaksa melayani nafsu bejatnya bersama dua pelaku lainnya yang sudah menunggu.

“Korban diancam Dedi kalau tidak mau melayani nanti dibunuh. Korban disuruh diam jangan berteriak. Saya ikut memegangi korban waktu itu,” ucapnya.

Karena takut ancaman akan dibunuh, korban pun akhirnya terpaksa melayani keempat pelaku secara bergiliran. Usai diperkosa korban diantarkan pulang sampai ke desanya.

Usai kejadian tersebut, korban langsung menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya. Pihak keluarga yang tak terima, langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.

Selain mengamankan tiga pelaku, Satreskrim Polres Brebes juga mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dipakai korban saat kejadian.

Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman pidana minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.  (Nal/Gus)

LEAVE A REPLY