Pilkades Gelombang II Di Kabupaten Brebes, 108 Desa Akan Gunakan E-Voting

Brebes, Harianbrebes.com,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menggelar Rapat Koordinasi Pemilihan Kepala Desa Gelombang II Tahun 2019. Kamis (12/09) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Brebes.

Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE MH saat memimpin rapat tersebut, meminta kepada instansi terkait untuk segera mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Pilkades mendatang.

“Sehingga pelaksanaan Pilkades sesuai dengan yang diharapkan, karena dengan pelaksanaan E –Voting diharapkan hasilnya lebih akurat dan cepat,” pinta Idza.

Selain itu, dirinya juga menyoroti isu Pemilihan Kepala Desa serentak dengan cara E-Voting terhadap 108 Desa yang rencananya akan berlangsung pada bulan Desember 2019.

“Saya minta masing-masing kecamatan yang desanya akan melaksanakan Pilkades agar mematuhi prosedur dan tahapan serta untuk melaporkan sejauh mana persiapan sekarang ini,” tandasnya.

Kemudian, lanjut idza, mereka juga harus mensosialisasikan pelaksanan pilkades secara E- Voting kepada masyarakat agar masyarakat tidak canggung.

“Sedangkan untuk para Camat agar sinergi dalam pelaksanaan Dana Desa,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemkab Brebes telah menggelar sosialisasi di Pendopo Kabupaten Brebes, Selasa (23/7/2019) yang dihadiri 52 Kades dari 17 Kecamatan di Kabupaten Brebes. Dimana sosialisasi tersebut, juga sebagai tanggapan atas keberatan mengunakan e-voting yang disampaikan beberapa Kades di wilayah selatan Brebes.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, La Ode Vindar Aris yang juga merupakan Plt Kabag Pemdes Setda Kabupaten Brebes ini meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan Pilkades e-voting. Karena sebelum pelaksanaan akan ada sosialisasi kepada masyarakat terkait penggunaan E-voting tersebut.

“Sebanyak 981 Pilkades di 18 kabupaten dan 11 provinsi yang ada di Indonesia sudah mengunakan sistem ini, dan nanti akan ada sosialisasi kepada Masyarakat terkait penggunaannya. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ungkap La Ode.

Kemudian, menurutnya, dengan mengunakan sistem tersebut, tidak perlu pengadaan alat atau perangkat, namun cukup dengan memanfaatkan perangkat Sistem Informasi Desa (SID) yang memang sudah dianggarkan oleh masing-masing desa. (Gust)

Harian Brebes

LEAVE A REPLY