Derai Air Mata Pelepasan Wisudawan FISIP UPS Tegal

Brebes, Harianbrebes.com,- Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pancasakti Tegal melaksanakan kegiatan pelepasan 20 calon wisudawan, Kamis (12/9) kemaren di Aula FISIP UPS Tegal.

Dengan membawa orang tua masing masing, para wisudawan sangat antusias mengikuti kegiatan yang dinilai sakral ini. Bahkan dengan menggunakan busana yang berbeda dari biasanya, mereka tampak percaya diri.

Disisi lain, mereka juga tampak menikmati sajian pentas seni, mulai dari tari gamyong, jazz, acoustic hingga dangdut yang disuguhkan panitia.

“Ketika salah seorang mahasiswa sedang menyanyikan lagu ibu dari Iwan fals, banyak dari calon wisudawan menangis tersendu mengikuti perasaan lirik lagu tersebut,” kata Nazar.

Tak hanya itu saja, lanjutnya, ditengah-tengah lagu ibu ada selipan cerita kisah seorang anak kepada Ibu dan membuat semua yang ada diruangan semakin menangis yang teramat dalam.

“Terlebih lagi seorang mahasiswi bernama Devita ratnasari yang tangisnya semakin menjadi-jadi karena teringat sang Ibunda tercinta yang tahun lalu telah meninggalkan dia,” lanjutnya.

Devina saat menagis histeris sambil memegang bunga dan mendekap foto Ibunya yang telah meninggal beberapa waktu yang lalu.

“Gelar sarjana ini ku persembahkan buat mama. Karena walau berjuang melawan sakitnya, mama masih memotivasi, menyemangati aku agar tetap kuliah hingga lulus demi masa depan. Kini mama yang telah melahirkan dan membesarkan dengan tulus telah pergi menghadap Sang Illahi. Jadi hanya foto ini yang menjadi saksi bahwa aku telah memenuhi janjinya,” ungkap Devina.

Selaku koordinator kegiatan tersebut, Diryo Suparto, MSI yang jugawakil Dekan Bidang Kemahasiswaan menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya untuk euforia atau kesenangan saja. Tapi justru ini menjadi refleksi bersama bahwa dibalik kesuksesan kalian ini ada pengorbanan yang tulus dari orang-orang terdekat kalian, terutama orang tua kalian.

“Dan khususnya Ibu yang setiap saat selalu mendokan kalian. Seorang Ibu yang dengan cucuran keringat dan air matanya membesarkan kita tanpa meminta imbalan,” katanya.

Sementara itu, Dekan FISIP UPS Tegal, Dr. Nurudin SH dalam sambutannya mengatakan, ini bukan akhir dari perjuangan mahasiswa yang sudah diwisuda.

“Tapi ini merupakan babak awal untuk menjalani kehidupan yang sesungguhnya,” terangnya.

Prosesi penjemputan orang tua yang diwarnai dengan peluk cium dan meminta maaf kepada orang tua pun diiringi isak tangis yang begitu nampak terhelai diwajah mereka. Hingga saat mereka bersama-sama menyanyikan lagu kenangan yang penuh suka cita. (*/Gusti)

Harian Brebes

LEAVE A REPLY