Kudu Resik, Ratusan Orang Berebut Sampah Di Kali Kalong Brebes

Brebes, Harianbrebes.com,- Sekitar 500 orang dari elemen masyarakat lainnya mengikuti kegiatan Karya Bakti Bersih Sampah dengan tema ‘Gerakan Operasi Bersih Sampah Kali Kalong, Brebes Kudu Resik’, Minggu (15/9) di Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes.

Selain menyambut World Clean Up Day 2019, kegiatan ini juga sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana, dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

“Kegiatan bersih bersih di Kali Kalong Desa Linggapura menyambut World Clean Up Day 2019,” kata Camat Tonjong, Cecep Aji Suganda.

Salah satu warga yang mengikuti kegiatan ini, Akhmad (31) menuturkan bahwa tumpukan sampah di Kali Kalong ini sudah menjadi persoalan pelik selama bertahun-tahun. Apalagi sampah tersebut, tak hanya yang tampak dibagian permukaan saja, tetapi juga banyak yang mengendap di dasar kali.

“Sampah di Kali kalong ini, memang tidak bisa langsung dibersihkan dalam satu hari, untuk bisa bersih total perlu berhari-hari. Masyarakat yang buang sampah disini harusnya sadar dengan akibat buang sampah sembarangan” tuturnya.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini hanya sebagai penanggulangan sementara bagi persoalan sampah di Kali Kalong yang telah menumpuk bertahun-tahun.

“Ini kan hanya sementara, kalau bisa berikan sanksi sosial bagi yang membuang sampah sembarang, biar tahu malu,” tambahnya.

Operasi sampah bertemakan “Gerakan Operasi Bersih Kali Kalong Kudu Resik,” muncul karena tumpukan sampah yang di Sungai Kalong sudah sangat memprihatinkan. Demikian halnya yang disampaikan Danramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi saat ikut dalam kegiatan ini.

Sasaran dari karya bakti bersih sampah ini utamanya di Kali Kalong sejauh kurang lebih 1 kilometer, setelahnya baru dilanjutkan di lingkungan Pasar Linggapura.

“Pembersihan sampah ini sebagai aksi kepedulian masyarakat bersama TNI dan segenap komponen lainnya, dengan harapan agar masyarakat tergugah budaya malu untuk membuang sampah di sungai,” ucapnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes, Edi Kusmartono, M.Si yang mewakili Bupati Brebes menjelaskan, Gerakan ini merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Dibuktikan dengan selitar 50 elemen masyarakat yang ikut terlibat dalam kegiatan bersih-bersih ini.

Adapun peralatan lain yang digunakan meliputi garuk sampah 50 buah, karung bekas 200 lembar, keranjang 50 buah dan puluhan cangkul.

“Sampah disini, sedikitnya sudah terangkut 5 truk sampah dan sekarang sudah dikerahkan sepeda motor roda tiga untuk kembali mengangkut sampah dan membuangnya ke TPA Desa Kalijurang,” ucapnya.

Diketahui, sebelum pelaksanaan juga dilakukan apel pagi dan pembagian tugas untuk masing-masing sektor pembersihan sekaligus pembagian masker dan sarung tangan. Kemudian mereka serentak memungut sampah secara manual dengan peralatan seadanya.

“Ada tiga titik yang menjadi fokus pembersihan. Namun, yang paling parah berada di bawah jembatan dekat Pasar Linggapura, dimana sampah menumpuk sampai menutupi sungai,” imbuhnya.

Edi juga menyatakan bahwa aksi ini adalah jangka pendek, sehingga harus ada langkah jangka panjang guna meminimalisir terjadinya penumpukan sampah kembali.

“Harus ada rencana ke depan. Terutama dari pihak pemerintah desa dan masyarakat setempat. Jangan sampai setelah bersih-bersih ini, sungainya kembali kotor,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Linggapura, Zainal Asikin, mengatakan, pihaknya telah merencana untuk pengelolaan sampah dengan akan membeli 4 armada guna mengangkut sampah rumahan menuju ke TPA.

“Kami juga akan menyiapkan tong sampah dalam jumlah ribuan tahun ini setelah dana desa turun,” katanya.

Kegiatan juga diikuti Kapolsek AKP Tuhirman S.Sos, MM, seluruh Kades se-Kecamatan serta berbagai Ormas seperti Tagana, Senkom, Kokam, Ansor, Pemuda Pancasila, Pemuda Peduli Desa, Karang Taruna, Rohana, Getir, Muslim dan Dikandang. (Aan/Gust)

LEAVE A REPLY