Warno, Kakek 67 Tahun Cabuli Bocah Kelas Dua SD

Brebes, Harianbrebes.com,- Seorang kakek berusia 67 tahun harus berurusan dengan pihak kepolisian, setelah dua kali melakukan pencabulan terhadap seorang anak yang masih berusia dibawah umur. Terungkapnya kasus pencabulan ini berawal dari laporan orang tua korban.

Salah satu warga Desa Karangsembung Rt 001 Rw 004 Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Warno tak berkutik saat digiring petugas kepolisian kedalam ruang tahanan Mapolres Brebes, Selasa, (8/10) siang, lantaran telah dua kali mencabuli siswi berinisial AR yang masih duduk dibangku kelas dua Sekolah Dasar (SD).

Kapolres Brebes, AKBP Aris Supriyono melalui Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Tri Agung Suryomicho mengatakan, peristiwa itu bermula, saat korban bermain ke rumah tersangka pada tanggal 2 Oktober 2019, kemudian korban diajak tersangka ke sawah dengan alasan mencari jangkrik.

Saat tiba diarea persawahan masuk Desa Karangsembung, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, korban yang diiming-imingi uang sebesar sepuluh ribu rupiah, kemudian tersangka melakukan perbuatan bejatnya.

“Korban main ke rumah Pelaku sekira pukul 11.00 WIB, Pelaku mengajak korban ke sawah untuk mencari jangkrik, sesampai di sawah pelaku memberi uang sebesar sepuluh ribu rupiah,” katanya.

Saat korban pulang ke rumah, Ibunya merasa curiga mengetahui anaknya memegang uang. Setelah ditanya ibunya, barulah korban mengaku telah dicabuli tersangka.

“Selanjutnya Ibu korban mengajak korban periksa ke dokter,” imbuhnya.

Merasa tak terima anaknya menjadi korban pencabulan, Ibunya kemudian melaporkan tindak pencabulan itu kepada pihak kepolisian.

“Ibunya tidak terima, selanjutnya melapor ke Polres Brebes,” lanjutnya.

Sebelumnya, korban mengaku kepada Ibunya, pada tanggal 1 September 2019 sekira pukul 20.00 WIB, pelaku juga pernah menyetubuhi korban dipekarangan kosong dan korban dikasih uang sebesar lima ribu rupiah.

“Dihadapan polisi, pelaku juga mengakui perbuatan tersebut dilakukan dua kali,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 UU RI nomer 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu nomer 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun dan denda 5 milyar rupiah,” pungkasnya.

Pihak Polres Brebes selain menangkap tersangka, juga mengamankan beberapa barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Gust)

LEAVE A REPLY