Paramitha; Brebes Akan Dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Jakarta, Harianbrebes.com,- Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Pramitha Widya Kusuma mengungkapkan bahwa di Kabupaten Brebes akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Angin. Hal itu terungkap dalam forum investasi bertajuk Central Java Investment Business Forum (CJBF).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Jakarta pada 5 November 2019, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengantongi komitmen investasi hingga Rp 25 triliun.

“Pemprov Jateng berhasil mengantongi komitmen investasi hingga Rp 25 triliun,” ungkap putri sulung dari pasangan Indra Kusuma yang merupakan Mantan Bupati Brebes dan Maryatun Indra Kusuma. Kamis, (8/11).

Kegiatan ini, menurutnya, membuka peluang tersebarnya investasi bagi 18 kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Ada pun sebelum CJBF berlangsung, Pemerintah Jawa Tengah telah menjaring 33 kepeminatan investasi melalui pendaftaran daring. 

Hal yang lebih meyakinkan, Brebes sebagai kabupaten paling ujung di Jawa Tengah diberi kepercayaan menerima satu dari tiga penandatanganan Letter of Intent (LOA) investasi pada pagelaran CJBF.

“Ada pun komitmen investasi di Kabupaten Brebes berasal dari PT Akuo Energy Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang Pembangkit Listrik Tenaga Angin (Wind Power Plant),” imbuhnya.

Bagi Brebes sendiri, lanjut Mitha, masuknya investasi dari Akuo tentu membawa peluang tersendiri. Terlebih, banyak potensi daerah di Kabupaten Brebes yang belum terserap dan diberdayakan secara maksimal.

“Nantinya, Akuo akan menanamkan total investasi di Kabupaten Brebes hingga mencapai Rp 2 triliun,” jelasnya.

Baginya, selama investasi sejalan dengan laju pertumbuhan di Kabupaten Brebes, dirinya akan mendukung sepenuhnya investasi yang masuk ke daerah yang merupakan tanah kelahirannya.

Selain itu, bagi Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Daerah Pilihan IX Jateng (Kab. Brebes, Kab. Tegal dan Kota Tegal) ini, investasi yang masuk ke daerah harus selaras dengan kelestarian lingkungan sekitar. Mitha menekankan masuknya investasi ke daerah jangan sampai merusak lingkungan sekitarnya. 

“Pada prinsipnya saya mendukung dan mendorong masuknya investasi ke daerah. Namun dengan catatan berdampak positif untuk kemajuan daerah tersebut dan tidak merusak lingkungan,” tegas Mitha, Kamis (7/11/19).

Selain Kabupaten Brebes, Mitha membeberkan, dua kabupaten lainnya juga menerima penandatanganan LOL. Investasi dari PT Handal Sukses Karya dalam sektor pabrik alas kaki akan ditanam di Kabupaten Pati dengan total investasi Rp 2 triliun.

“Sedangkan yang terakhir, PT Taman Safari Indonesia Group akan menanamkan investasi dalam sektor pariwisata di Batang senilai Rp 200 miliar,” pungkasnya. (*/Gust)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY