Politisi Muda Senayan Angkat Bicara, Keberadaan Pabrik Di Brebes Harus Pro Rakyat

Brebes, Harianbrebes.com,- Buangan air (limbah) dari salah satu pabrik di Kabupaten Brebes kembali dikeluhkan warga, bahkan kali ini mendapat tanggapan dari salah satu politisi muda dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang lolos ke Senayan.

Warga Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Muhammad Imam (37) mengaku resah dengan buangan air (limbah) dari salah satu pabrik di desa setempat. Sebagai warga, dirinya hanya menginginkan keberadaan pabrik di wilayahnya itu sudah benar-benar dibarengi dengan pengendalian lingkungan yang sepadan.

“Saya kecewa kalau pihak pabrik tidak memperhatikan lingkungan apalagi ini sangat penting untuk area persawahan,” kata Imam, Jum’at, (8/11).

Seperti diberitakan sebelumnya, buangan air dari satu pabrik diwilayahnya sempat dikeluhkan warga dan pihak pabrik itu juga sudah menjelaskan, buangan limbah itu merupakan air yang sudah diproses di instalasi pengolahan limbah cair melalui IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) atau WWTP (Waste Water Treatment Plant) dan sudah aman bagi lingkungan.

Menyikapi hal itu, anggota Komisi VII DPR RI, Paramitha Widya Kusuma pun angkat bicara. Menurutnya, keberadaan pabrik di Kabupaten Brebes ini harus pro rakyat.

“Iya pada prinsipnya, keberadaan pabrik harus pro rakyat, ikut serta sumbangsih dengan daerah dan menjaga kelestarian lingkungan,” kata Paramitha yang akrab dianggil Mitha.

Selain itu, pihak pabrik juga harus pro aktif monitoring kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan sekitar, sehingga tidak ada yang dirugikan.

“Tentunya, jalin komunikasi yang baik dan bagus biar tidak ada miskomunikasi antara pihak pabrik dan masyarakat setempat,” pungkasnya. (Gust).

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY