Pekalongan Akan Bangun Pusat Informasi Budaya Batik dengan Dana Rp 9 Miliar

0
93


Pekalongan, Harianjateng.com –  Dalam rangka memberikan edukasi dan juga informasi terkait dengan sejarah batik kepada masyarakat, Pekalongan akan bangun Pusat Informasi Budaya Batik (PIBB) dengan dana Rp 9 miliar yang digawangi oleh Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah.  Basyir Achmad Wali Kota Pekalongan pada Jumat (1/5/2015) menjelaskan bahwa PIBB akan dibangun di kompleks Gedung Olah Raga (GOR) Jetayu.
“Kami akan geser keperuntukan GOR Jetayu menjadi kawasan budaya dan kesenian daerah. Melaui master plan yang dibuat Badan Pengkajian dan Penerapan Tehnologi, rencanannya GOR Jetayu akan dibuat menjadi PIBB,” ujar dia, di Pekalongan. (Baca juga:  Batik Indonesia Sudah Diakui UNESCO pada 2009)
Apa yang dicanangkan Pemkot Pekalongan merupakan salah satu gerakan yang harus didukung. Sebab, hal itu semakin meneguhkan bahwa Pekalongan adalah Kota Batik. Apalagi, saat ini muncul berbagai isu bahwa banyak duplikasi batik yang asli dan khas Pekalongan yang diklaim karya orang lain. Untuk itu, jika ada PIBB, masyarakat akan semakin cinta batik dan tahu sejarah dan spirit batik Pekalongan.
Selain akan dibangun lapangan tenis dalam ruangan, rencananya, PIBB tersebut akan diperuntukkan pentas seni dan kebudayaan. “Kami akan memfokuskan kawasan Jalan Jatayu sebagai PIBB, apalagi di sekitar lokasi itu juga sudah ada Museum Batik Pekalongan,” ujar Walikota Pelakongan.
Melalui Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irwan Guswan, Walikota Pekalongan menjelaskan Pemkot sudah mengajukan proposal pembangunan gedung tersebut sekitar Rp9 miliar kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Pada 2015, melaui APBD, pemkot menyediakan dana sekitar Rp3 miliar untuk pembangunan tahap awal,” lanjut dia. 
Upaya yang dilakukan Pemkot Pekalongan ini sangat positif sebagai upaya mengembalikan rasa cinta dan budaya masyarakat Pekalongan terhadap batik. Apalagi, di PIBB nanti ada ruang untuk pertunjukan seni dan budaya yang didedikasikan untuk mengangkat budaya-budaya lokal, terutama yang mengangkat potensi batik.
Kami berharap, ujar dia, pembangunan PIBB ini, nantinya bisa dilanjutkan oleh wali kota periode mendatang karena sebentar lagi juga akan dilaksanakan pilkada. (Red-Harian Jateng/HJ56/Ant/Foto: Tempo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here