Dialog Buku Ekonomi Cukup – Kritik Budaya pada Kapitalisme

0
138


Radhar Panca Dahana (kanan no 3 baju putih) saat di FE UMP.
Purwokerto, Harian Jateng – Budayawan Radhar Panca Dahana memberi ceramah di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Kamis (14/5/2015) kemarin. Radhar yang juga budayawan, dikenal juga sebagai sastrawan kondang tersebut berbagi ilmu dalam dialog buku Ekonomi Cukup – Kritik Budaya pada Kapitalisme di Fakultas Ekonomi UMP. 
Buku Ekonomi Cukup – Kritik Budaya pada Kapitalisme tersebut merupakan buku yang ditulis Radhar Panca Dahana yang diberi pengantar oleh Prof. Sri Edi Swasono. Buku edisi perdana yang memiliki ISBN 978-979-709-916-9 tersebut lebih banyak menyoroti berbagai aspek ekonomi di Indonesia yang menuju mimpi “Ekonomi Cukup”.
Penjelasan Radhar saat dialog, sangat membuka mata mahasiswa UMP akan pentingnya ekonomi cukup yang mengritik pedas budaya kapitalisme di Indonesia. Radhar mengakui, saat ini Indonesia dalam kepungan kapitalisme yang harus dilawan bersama.
Dalam dialog tersebut, hadir beberapa pejabat kampus dan juga mahasiswa UMP. Hadir pula M Yudhie Haryono, Direktur Eksekutif Nusantara Centre Indonesia. Menurut Yudhie, kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang disupport penuh Nusantara Centre.
“Dialog ini gantian. Kemarin di UIN Walisongo Semarang, sekarang gantian di UMP Purwokerto,” kata Yudhie kepada Harian Jateng. Selaku sponsor kegiatan, Yudhie mendukung penuh kegiatan tersebut. Terbukti, ia mendatangkan Radhar ke kampus UIN Walisongo Semarang dan juga UMP Purwokerto.
Menurutnya, saat dialog bersama Radhar, merupakan saa yang penuh dengan penyadaran. “Hari yang penuh pengetahuan dan penyadaran,” ungkap penulis buku Merebut Mimpi Bangsa tersebut.
Selama ini banyak sekali pemikiran, puisi Radhar Panca Dahana, profil Radhar Panca Dahana bahkan biografi Radhar Panca Dahana dicari orang. Hal itu membuktikan bahwa Radhar merupakan salah satu tokoh di Indonesia yang pemikirannya dibutuhkan untuk memperbaiki Indonesia. Terbukti, ia menulis buku bertajuk Ekonomi Cukup – Kritik Budaya pada Kapitalisme yang baru saja didiskusikan di UMP Purwokerto. (Red-HJ46/Foto: YH/Harian Jateng).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here