LKSA Desak Pemkab Wonosobo Peduli Anak Panti

0
Suasana ajang kreasi anak panti di Wonosobo.

Wonosobo, Harian Jateng – Saliman SE, Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kabupaten Wonosobo berharap agar Pemerintah Kabupaten Wonosobo peduli kepada anak-anak panti asuhan.

Hal itu diungkapkannya dalam di gedung Sasana Krida Don Bosco Kabupaten Wonosobo, Minggu (4/10/2015) di sela-sela acara Ajang Kreasi Anak Panti yang dihadiri berbagai elemen tersebut.

Ajang kreasi anak panti tersebut, menurut Saliman diikui langsung oleh Panti Asuhan (PA) Karya Bhakti, PA Aisiyah Kepil, PA Hibyatus Syibyan Wadaslintang, PA Al Manan Kebrengan, PA Dena Upakara, PA Darul Hadlonah, PA Muhamadiyah Wonosobo.

Kemudian, diikuti juga PA Peduli Pendidikan, PA Hj Maryam Kalibeber, PA Yanafi Zahra Kepil dan PA Kaliwuluh Kepil.

“Semua panti menampilkan ajang kreasi sesuai dengan potensi yang mereka miliki,” tandas dia.

Pihaknya meminta kepada pemerintah, agar panti asuhan yang ada di Kabupaten Wonosobo diperhatikan secara utuh.

Pasalnya, selama ini masih banyak panti asuhan yang sarana-prasarananya masih kurang masksimal.

“Perlu juga diperhatikan kebutuhan jatah hidup mereka, serta kebutuhan sarana-prasarana yang masih kurang. Sebab, anak-anak panti memiliki segudang potensi yang bisa dikembangkan,” beber dia.

Saliman juga menjelaskan, ajang kreasi anak panti tersebut merupakan gebrakan yang pertama kali digelar di Kabupaten Wonosobo.

Direncakan, akan dilakukan setiap tahunnya. Melihat antusias panti yang cukup tinggi untuk secara rutin menggelar ajar kreasi setiap tahunnya di Wonosobo.

“Secara swadaya panti asuha melakukan ajang kreasi ini. Kami melakukan iuran supaya kegiatan ini berjalan lancar,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Bagian Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo, Eko Suryantoro, S.Sos., M.Si menyambut baik gebrakan yang dicanangkan oleh LKSA.

Pasalnya, ada kekompakan yang terjalin antara satu panti asuhan dengan panti yang lain di Kabupaten Wonosobo.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pantia, ide ajang kreasi anak bisa ditindaklanjuti setiap tahun,” ungkap dia.

Kegiatan seperti ini, lanjut dia, sudah kami inginkan, karena untuk membersamai bapak ibu semua. Buat acara, tali silaturahmi terjalin. Ada imbal balik, ber mitra dengan njenengan semua, salah satunya kami membersami kalian semua.

Pihaknya juga akan berupaya membantu kebutuhan yang diinginkan oleh panti asuhan. Tetapi, panti asuhan juga harus memiliki komitmen untuk membenahi panti asuhan.

“Dengan terbentuknya komunitas, saya titip dibantu untuk melakukan pembenahan, kalau masih perlu dibenahi, kita benahi. Jangan sampai ada panti asuhan abal-abal,” harap dia. (Red-HJ33/Foto: Jamil/Harian Jateng).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here