Puluhan Sekolah di Kudus Ikuti Olimpiade Matematika dan Sains

0
Guru pendamping melihat-lihat APE di sela-sela menunggu anak didiknya yang mengikuti olimpiade.

Kudus, Harian Jateng – Sebanyak 84 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kudus mengikuti olimpiade matematika yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Prodi PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK), Sabtu (28/11/2015).

Ketua panitia, Fina Fakhriyah S.Pd. M.Pd., mengatakan, olimpiade yang dilangsungkan di Gedung J Kampus UMK ini, adalah yang pertama kali digelar.

‘’Semoga ini bisa menjadi wadah bagi para peserta didik untuk berprestasi,’’ ujarnya.

Penyelenggaraan olimpiade yang didukung oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, ini bahkan diharapkan menjadi jembatan untuk mengukir prestasi yang lebih tinggi.

‘’Harapannya. Para peserta yang ikut dalam olimpiade ini, ke depan ada yang berprestasi di olimpade di level yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional,’’ katanya.

Apa yang disampaikan Fina Fakhriyah, ini diamini oleh Drs. Sucipto M.Pd. Kons., Wakil Dekan III FKIP. Dalam sambutannya ia mengutarakan, olimpiade ini diusahakan agar bisa digelar rutin setiap tahun.

‘’Kami berharap, bahkan tidak sampai level nasional saja, tetapi semoga ke depan ada di antara peserta yang bisa mengukir prestasi di tingkat internasional,’’ tegasnya di hadapan para guru pendamping yang hadir dalam pembukaan olimpiade itu.

Sekretaris Disdikpora Kabupaten Kudus, Drs. Hartono, mewakili Kepala Disdikpora menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas partisipasi UMK, khususnya Prodi PGSD dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Kretek.

‘’Ada dua pesan yang dititipkan Bapak Kepala Disdikpora untuk disampaikan dalam forum ini. Yaitu supaya pendidikan karakter bagi anak mendapatkan perhatian (ditekankan) dan membiasakan anak untuk mengikuti kompetisi,’’ tuturnya sebelum membuka secara resmi olimpiade pagi itu.

Sementara itu, para peserta olimpiade mengerjakan tugas di empat ruang yang telah disediakan panitia, dengan pengawasan ketat panitia dan juri. Sedang para guru pendamping, sembari menunggu anak didiknya mengikuti olimpiade, bisa melihat-lihat Alat Peraga Pendidikan (APE) kreasi mahasiswa yang dipamerkan di depan pintu masuk lantai dasar Gedung J UMK. (Red-HJ99/Eros).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here