Gerakan Longkeyang Pemalang Nandur

0
Musoleh, (sekdes) , Eko Yuliadi ( ketua Karang Taruna) Singgih Dwi Pamungkas( mahasiswa) sedang melakukan Penanamam pohon di sumber mata air Jaha

Pemalang, Harian Jateng -Memanfaatkan libur Tahun Baru 2016 puluhan mahasiswa, pemuda, pelajar, masyarakat dan pamong desa Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. secara kompak melakukan kegiatan penanaman bibit pohon secara bersama.

Dikatakan oleh Fakhruri salah seorang penggerak kegiatan ini bahwa pihaknya prihatin dengan kondisi alam sekarang ini termasuk Desa Longkeyang.

“Saat kemarau panasnya luar biasa ketika datang musim hujan kebanjiran di mana-mana oleh karena itu kami punya pemikiran salah satunya untuk meminimalkan terjadinya kerusakan alam, kami bergerak dengan cara melakukan penanaman bibit pohon secara bersama-sama dengan rekan lintas generasi desa Longkeyang, kami rindu masa kecil kami di mana Desa Longkeyang ijo royo-royo”, ujarnya.

Fakhruri juga mengatakan bibit ditanam hampir 1500 batang, yang 1000 batang sumbangan dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemalang.

“Sedangkan sisanya sumbangan dari berbagai lapisan masyarakat,”ungkapnya.

Senada dengan Fahruri, salah seorang mahasiswa yang mengikuti kegiatan Aksi Gerakan Longkeyang Nandur, Singgih Pamungkas mengatakan sangat positif sekali kegiatan ini.

“Saya atas nama diri sendiri dan teman-teman sangat berterima kasih kepada para senior yang telah membimbing kami, Gerakan Longkeyang Nandur adalah kegiatan sangat positip dan hasilnya bisa diperlihatkan ke generasi yang akan datang, apalagi yang kami tanam adalah bibit pohon penguat mata air dan pencegah ke longsoran seperti Pohon Aren dan pohon sukun,” jelasnya dengan Penuh semangat.

Hal senada Juga disampaikan oleh Musoleh sekertaris desa Longkeyang yang ikut terjun ke lokasi penanaman pohon, dirinya sangat senang dan bangga dengan semangat lintas generasi.

“Atas nama pemerintahan desa Longkeyang kami mengucapkan  terima kasih sekali kepada para penggerak dan teman-teman lintas generasi yang telah memprakarsai gerakan longkeyang nandur sehingga pada hari Sabtu, (2/01/2016) hampir 1500 batang bibit pohon berhasil kita tanam, mudah-mudahan ini berkelanjutan,” kata dia.

Musoleh juga menjelaskan yang istimewa dari penanaman pohon ini adalah pohon yang ditanam tidak untuk ditebang dalam jangka pendek( seperti sengon) tapi pohon penguat alam seperti pohon aren, sukun, mangga,  nangka, pete dan bibit pohon ini juga kami serahkan kepada organisasi yang ada di longkeyang seperti Nahdhatu Ulama, Muhammadiyah, dan Rifa’iyah untuk di tanam ditanah wakaf ormas tersebut. (Red-HJ99/Joko Longkeyang).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here