Karoake Pemalang Menjamur, Ketua DPRD Segera Panggil Dinas Terkait

0
Ketua DPRD  Kabupaten Pemalang HM. Agus Sukoco, SE, MM

Pemalang, Harian Jateng – Bupati Pemalang HM. Junaedi SH, MM beberapa hari lalu mendapat kunjungan beberapa Ulama, Kyai, Ustad dan tokoh masyarakat, mereka memberikan masukan ke Bupati agar kafe yang berada di lokasi Mall Sirandu ditertibkan.

Terkait dengan audensi tersebut salah seorang pengelola kafe di sirandu Mall Budi Sudiarto SH, ketika dikonfirmasi di kediamannya Selasa (2/3/2016) mengatakan pihaknya mendukung usulan kepada bupati.

“Saya selaku pribadi mendukung usulan mereka kepada  Bupati, dan saya berharap Bupati segera menindak lanjuti apa yg di utarakan para Ulama, Kyai, Ustad dan tokoh masyarakat tersebut, silahkan dicek perijinannya semua kafe baik yang berada di komplek sirandu mall ataupun yang berlokasi diluar sirandu mall dan apabila ada kafe yang tidak berijin tutup saja, juga terhadap kafe yang menyalahi perijinan misalnya digunakan untuk transaksi atau mengkonsumsi narkoba, praktek prostitusi, ataupun memperkejakan pemandu lagu dibawah umur, seperti yangg disebutkan mereka tutup saja kafe tersebut ,” tegasnya.

Masih kata Budi Sudiarto, Bupati Pemalang HM, Junaedi SH, MM juga harus segera bertindak bekerja sama dengan aparat hukum lainnya  segera bertindak, jangan sampai isue ini menjadi bola liar serta menjadi komoditas politik dan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung untuk mencari keuntungan bagi diri sendiri atau kelompoknya.  Sebagai pengelola kafe Fren’z karaoke, Budi Sudiarto sangat  disiplin dalam menerapkan peraturan terhadap semua karyawan tidak terkecuali.

Sementara itu Ketua DPRD  Kabupaten Pemalang HM. Agus Sukoco, SE, MM ketika dimintai konfirmasi Selasa(2/3) mengenai tindak lanjut kedatangan Ulama, Kyai, Ustad dan tokoh masyarakat kebupati Pemalang, serta monolog Andi Rustono beberapa hari yang saling berkaitan dengan topik yang sama yaitu mengenai hiburan malam( kafe) mengatakan DPRD Pemalang akan segera memanggil dinas terkait dan akan menanyakan peruntukan sirandu Mall untuk apa sebenarnya, mereka membuat yang membuat kafe ada ijinnya apa tidak.

“Kalau yang berijin tetap diarahkan agar tidak meyalahi peraturan, kalau yang tidak berijin ya ditutup, dan itu juga berlaku untuk kafe-kafe yang berada diluar komplek sirandu Mall”, tegas Agus Sukoco.(Red-HJ99/Joko Longkeyang).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here