KPU Jateng Nyatakan Ketertarikan Warga di Pilkada Minim

5
Ilustrasi

Batang, Harianjateng.com – Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah memaparkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat terhadap pemilihan kepala daerah (Pilkada) masih rendah.

“Kehadiran dan masyarakat Jateng terhadap pelaksanaan pilkada kurang dari target nasional yaitu 7,5 persen, meski di sejumlah daerah ada yang lebih tetapi di Jateng tidak sesuai target,” kata Divisi Komisioner Penghitungan Suara KPU Jateng, Ikhwanudin di Batang, Sabtu (4/6/2016).

Menurut dia, ada yang perlu ditindaklanjuti dan evaluasi pada pelaksanaan pilkada serentak 2015 di 21 kabupaten/kota, yaitu tingkat partisipasi masyarakat yang masih rendah atau di bawah target.

“Oleh karena, kami berharap pada KPU Kabupaten Batang bisa melibatkan secara luas lagi pada masyarakat untuk menyukseskan Pilkada 2016,” katanya.

Ia mengatakan berdasar hasil polling, ketidakhadiran masyarakat dalam pemungutan suara karena pemilih tidak berdomisili atau tidak berada di daerah dan sedang merantau. “30 persen pemilih tidak berada di tempat saat pelaksanaan pilkada. Oleh karena, hal ini perlu adanya kerja keras KPUD untuk melibatkan partisipasi masyarakat,” katanya.

Ia menyebutkan berdasar hasil evaluasi pada tahapan pelaksanan pencalonan dari 21 Pilkada 2015 semua terpenuhi dan hanya ada satu perpanjangan pencalonan pada Pilkada Purbalingga. “Oleh karena, kami berharap pada KPUD agar tahapan pencalonan terus di sosialisasikan agar calon independen untuk mempersiapkan diri secara maksimal,” katanya.

Ia menambahkan syarat dukungan pencalonan independen kini lebih ringan dari peraturan sebelumnya karena mengacu pada daftar pemilih tetap bukan berdasar jumlah penduduk. (Red-HJ99/Ant).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here