Pilkada Brebes 2017, Baliho ASEP Dirusak, Bos Banteng Meradang

15

Brebes, Harian Jateng  – Meskipun Pilkada Brebes  berlangsung pada tahun 2017 , suhu politik di kabupaten penghasil bawang tersebut mulai memanas . Akibat aksi dukung mendukung, Bakal Calon Bupati maupun Bakal Calon Wakil Bupati ,  PDI P kabupaten Brebes pecah menjadi dua kubu.

Kubu pertama mendukung duet pasangan Idza Narjo ( incumbent ) dan kubu kedua mendukung pencalonan Idza H. Akhmad Saeful Ansori ( Asep) yang tak lain anak mantu mantan Bupati Brebes H. Indra Kusuma SSos.

Aksi dukung mendukung berujung, sejumlah baliho bergambar balon wakil Bupati H. Akhmad Saeful Ansori (Asep) dirusak orang tak dikenal.

Hampir semua baliho gambar Asep yang terpasang di tempat tempat stategis, dari  wilayah Kecamatan Tonjong, hingga perbatasan Brebes Banyumas , dirusak. dirobek.

Buntut pengrusakan baliho, kubu pendukung Asep  melaporkan tindakan tersebut ke kantor Polsek Bumiayu Brebes.

Belum juga selesai pelaporan kasus pengrusakan baliho, tiba tiba muncul kabar, bahwa balon Wakil Bupati Brebes,H. Akhmad Saeful Ansori atau Asep mengundundurkan diri dari pencalonan.

Kabar bakal calon wakil Bupati Brebes dari PDI Perjuangan, mengundurkan diri  disampaikan Imam Santoso Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) DPC PDIP Brebes,kepada Harian Jteng di Bumiayu, Senin (6/6/ 2016).

Pengunduran diri menantu  Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes, H Indra Kusuma ini disampaikan secara tertulis kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah di Semarang saat rapat kordinasi di kantor DPD Semarang .

“Benar Asep mundur, dan pengunduran Asep disampaikan saat kami menggelar rakor bersama sejumlah pengurus DPC dengan para pengurus DPD Jawa Tengah, membahas persiapan Pilkada Brebes tahun 2017 mendatang. ” tutur  Imam tanpa menjelaskan alasan  mundurnya Asep dari balon Wakil Bupati Brebes.

Menurut Imam, Rakor dipimpin Sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto dan dihadiri oleh 11 pengurus DPC PDIP Brebes dan jajaran pengurus DPD.

“Dari DPC Brebes yang hadir di antaranya, Ketua DPC Indra Kusuma, H Illiya Amin, Idza Priyanti, Narjo, dan lainnya,” jelas Imam.

Setelah mundurnya Asep, lanjut Imam Santoso,  tinggal tiga nama yang mencalonkan diri sebagai wakil bupati, yakni, dr Rina Herjaningrum, Sarei dan Nurdin Alim sedangkan untuk bakal calon bupati, Hj Idza Priyanti dan Narjo.

“Selanjutnya , tinggal menunggu siapa yang nantinya bakal mendapatkan rekomendasi DPP Pusat dan kami sebagai kader partai siap mengamankan rekom itu ” urai Imam. (Red-HJ99/Wanto).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here