Harga Rumah di Semarang Paling Laku Rp 300-500 Juta

0
Anggoro Noer Hidayat Ketua  Semarang Property Network (kanan depan) saat memberi sambutan, Selasa petang (14/6/2016).

Semarang, Harianjateng.com – Anggoro Noer Hidayat Ketua  Semarang Property Network (SPN) mengatakan bahwa untuk harga perumahan di Kota Semarang yang paling banyak diminati konsumen adalah kisaran harga Rp.300 juta sampai Rp.500 juta.

Baca Juga: Semarang Property Network Jualan Rumah Lewat Smartphone

“Kalau midle low itu harga Rp. 300.000.000, kalau midle up itu Rp.500.000.000. Nah kalau hight class di atas Rp.3 Miliar. Tapi kalau di Semarang paling banyak peminatnya ya midle low dan midle up itu,” kata Anggoro kepada Harianjateng.com, di sela-sela acara Kopdar dan Buka Bersma di di Delman Resto Jalan Simongan Raya 22A Semarang, sejumlah developer yang terhimpun dalam Semarang Property Network (SPN), menghelat Kopdar sekaligus buka bersama, Selasa petang (14/6/2016).

SPN sendiri, menurut Anggoro adalah organisasi yang berdiri sejak 18 Maret 2016. “SPN  ini mengusung misi sebagai wadah bagi para marketing property,” beber dia.

SPN merupakan wadah yang terbentuk di Kota Semarang sebagai wadah para developer untuk berbisnis dengan terkonsep. Hadirnya SPN di Kota Semarang ini menjadi salah satu wadah berhimpun untuk mempermudah para developer dalam memasarkan, menggali informasi dan utamanya mengembangkan bisnis properti yang mereka geluti.

Di sisi lain, konsumen di Semarang, juga sudah disediakan berbagai kemudahan. Buktinya, SPN dan sejumlah developer melakukan kerjasama dengan bank seperti Mandiri dan BNI. “Soalnya kalau KPR lebih mudah. Kalau kebanyakan konsumen beli Rp.500.000, itu developer sudah untung sekitar 20 sampai 30 persen,” beber dia.

Di Semarang sendiri, menurut dia, banyak yang berminat lebih dominan pada perumahan yang dibuat oleh para developer. “Kalau secondary itu rumah-rumah second. Biasanya rumah lelang bank. Tapau primary itu sudah blok-blok, kayak apartemen di Semarang itu,” imbuh dia.

“Kami juga pernah membeli barang-barang lelang, ya barang-barang sitaan. Tapi kita fokus secondary dan primary,” tambah dia.

SPN juga bekerjasama dengan Rumahku.com dalam rangka mempermudah marketing produk properti para anggota SPN. “Kita akan lebih produktif dan lebih besar,” ujar dia yang dilanjutkan dengan presentasi produk properti dari DSP.

Sampai saat ini, SPN sendiri anggotanya beragam, mulai dari pengembang dari Candi Land, Amaya Ungaran, Greand Elang Residance, DSP di daerah Sekaran dan lain sebagainya. (Red-HJ99/HI).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here