How To Fight The Cancer

5
Yanne Karsodiharjo.

Ada banyak hal yang bisa dikerjakan seorang sosialita. Tidak hanya menekuni dunia modelling, namun Andayani atau akrab disapa Yanne Karsodiharjo juga mendalami, menekuni bahkan meneliti berbagai jenis penyakit akut, salah satunya adalah kanker.

Baca Juga: Mengintip Kesuksesan Yanne Karsodiharjo di Hongkong

Tidak sekadar itu, perempuan asal Bojonegoro yang kini bekerja di Hongkong ini juga mencoba mencari jalan keluar dengan cara memberikan tips-tips untuk memerangi penyakit ganas tersebut. Sebab, biaya berobat dan operasi kanker, baik di dalam dan luar negeri juga sangat mahal.

Dalam dunia media, kanker juga dikenal dengan sebutan “Puru Ayal”.  Penyakit ini juga disebut dengan neoplasma ganas yang merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel. Ada tiga karakter ganas kanker, yaitu tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal), menyerang jaringan biologis di dekatnya, dan ketiga bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.

Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi.

Dalam perkembangannya, banyak sekali jenis kanker, mulai dari kanker hati, kanker otak, kanker payudara, hingga belakangan ini muncul kanker kulit yang tak kalah bahaya dengan jenis kanker yang lain. Sebenarnya, tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya. Banyak sekali, saat ini obat dan cara tradisional berkembang dengan biaya murah namun mujarab seiring berkembangan roda zaman.

Fight The Cancer With Traditional Herbs
“Pada pertengahan bulan April 2015 tepatnya hari Selasa malam, selepas mandi tiba-tiba saya tuh merasakan panas terbakar dan nyeri yang luar biasa, tapi karena saya pikir, ah mungkin sakit biasa, akhirnya saya cuekin. Semakin hari, tubuh saya banyak banget tumbuh tahi lalat bentuk macam-macam ukuran, dan setiap disentuh berdarah dan semakin banyak, ternyata itu adalah kanker kulit Melanoma, ini sangat bahaya dan ganas,” beber Yanne Karsodiharjo kepada Harianjateng.com, Rabu (20/7/2016).

Di tengah-tengah depresi, stress, bingung dan perasaan takut, lanjut dia, akhirnya Yanne berikhtiar dan berusaha tenang mengatasinya, tanpa kemoterapi (without cemoteraphy i fight the cancer) karena dokter bilang kemo sangat mahal apa lagi dih Hongkong, berapa banyak uang untuk membayar kemo itu, akhirnya saya menemukan cara tradisional yaitu herbs.

Pertama, pagi diiusahakan minum air rebusan bawang putih (7 siung dirajang direbus 1 gelas air minum hangat2). Kedua,  siang minum jus sirsak 1 gelas besar. Ketiga, minum jus kulit manggis diambil sarinya (bagian kulit ari yang ungu dikerok diblender dengan air secukupnya terus simpan dibotol taruh kulkas tunggu mengendap ampas atas yang berbusa dibuang minum cairan yang pink keunguan tersebut setiap hari).

Keempat, konsumsi buah bit juga fresh saya blender. Kelima, air minum (air putih diganti dengan air rebusan daun sirsak). Keenam, konsumsi madu dan zaitun (karena sebaik-baiknya obat adalah madu, zaitun, Qur’an dan jinten hitam).

Dari hasil observasi dan pengalaman nyata Yanne tersebut, ia menyimpulkan bahwa obat-obatan herbal itu manjur. “Hanya mengonsumsi obat herba itu selama 7 bulan dan tentunya yang utama adalah semangat, doa dan percaya Tuhan menurunkan sebuah penyakit pasti menurunkan pula obatnya. Back to nature back to Islam,” tegas dia.

Selain ramuan-ramuan traditional di atas, kata dia, Yanne juga minum  vitamin minyak sirip ikan hiu (deep squa), kemudian obat anti cancer(carnocap) dan habbatusauda.

Tidak hanya dari pengalaman saja, Yanne mengaku belajar hal itu dari seorang dokter. “Saya banyak belajar dan mengenali berbagai macam penyakit kangker dan ciri-cirinya, tanda-tandanya serta gejala-gejalanya dari stadium 0 sampai stadium 4, all kind of cancer. Semua pelajaran ini saya dapat dari Dr. Wadda School,” bebernya.

“Saya senang bisa berbagi pengalaman, semoga bermanfaat karena hasilnya benar-benar luar biasa. Sel-sel kanker bunuh diri akibat ramuan-ramuan yang saya konsumsi. Semua mengandung zat anti oxidant yang tinggi yang melawan dan membunuh kanker dari akarnya, bahkan saat itu juga tumbuh dua benjolan di telapak kaki kiri bawah jempol, juga di payudara kiri. Alhamdulilah semua sembuh berkat doa, usaha dan izin Allah Swt,” beber dia.

Mari jaga kesehatan, pola makan, pola hidup, lanjut dia, konsumsi makanan sehat. “Mari kita dukung penderita kanker, terutama kanker kulit untuk cepat sembuh dan sembuh secepatnya. Karena saya tahu bagaimana rasanya, down, putus asa, sedih, stress, depresi dan patah semangat. Salam BMI Hongkong luar biasa,” pungkas dia. (Red-HJ99/Foto: Yanne).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here