PEKSIMIDA Tangkai Lomba Monolog 2016 Berlokasi di Udinus

0
Para peserta PEKSIMIDA di Udinus

Semarang, Harianjateng.com – Pada Rabu dan Kamis (27-28/7) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menjadi tuan rumah Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) wilayah Jawa Tengah (Jateng) untuk tangkai lomba monolog.

Dalam prosesi pembukaan yang dihadiri oleh jajaran rektorat Udinus, diantaranya Wakil Rektor I Prof Dr Supriadi Rustad MSi dan Wakil Rektor III Dr Kusni Ingsih, serta dari Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua Paguyuban Bidang Kemahasiswaan Iswoyo, SPt MP.

“Udinus memang pernah menjadi tuan rumah untuk ajang Peksimida, namun sering kali untuk tangkai lomba fotografi. Kali ini, kami bangga dapat ditunjuk menjadi tuan rumah untuk tangkai lomba monolog. Sehingga teater kampus Udinus, teater Kaplink, juga dapat menunjukkan kemampuannya menghandle event,” papar Supriadi Rustad dalam sambutannya.

Teater Kaplink sendiri pernah mendapatkan juara 2 dalam tangkai lomba monolog di Peksimida Jateng beberapa waktu lalu. Dibuka oleh penampilan tarian Selamat Datang dari Semarang Night Carnival Management binaan Dinas Pariwisata Kota Semarang, Peksimida Jateng untuk tangkai lomba monolog ini diikuti oleh 29 tim.

Setiap tim diperbolehkan membawa 8 personil, dengan waktu persiapan dan pementasan masing-masing 15 menit. Dan tahun ini merupakan Peksimida tangkai lomba monolog dengan peserta terbanyak sepanjang diadakan sejak tahun 2012.
“BPSMI sendiri menyediakan 10 naskah tetap dalam Peksimida tahun 2016 ini. Peserta diperbolehkan memilih naskah mana yang akan dipentaskan. Banyak kemungkinan akan ditemukan tim yang mementaskan naskah yang sama, namun pasti pengemasannya akan berbeda,” terang Ismoyo.

Salah satu peserta yang tampil yakni dari Teater Akar dari Universitas Pancasakti Tegal. Dengan mengambil judul pementasan “Aeng”, dikisahkan seorang yang terkungkung dalam penjara karena suatu kesalahan yang disebabkan oleh egoisitas dirinya sendiri. Dan dia mengakhir hidupnya dengan bunuh diri didalam sel penjara. Setting yang dibawakan tim ini terasa nyata, karena eksplorasi dari pemain teater pada seluruh properti terasa sangat menyeluruh.

Tentu saja diimbangi dengan olah vokal, olah gerak, dan setting panggung yang harus kolaboratif. Menurut rundown, Peksimida tangkai lomba monolog di Udinus pada hari pertama ini digelar hingga pukul 22.00WIB. Dan dilanjutkan esok hari mulai jam 08.00 hingga prosesi penutupan di jam 14.00 WIB. (*)

Untuk Dewan Juri yaitu Adji Nugroho, MSn dari Semarang Bambang Wadoro, MPd dari Purwokerto, kemudian Drs Suhardjoso, SK dari Jogjakarta.

Untuk Juara 1: Teater Gema – UPGRIS (mewakili Jateng ke Peksiminas) dengan naskah Balada Sumarah. Kemudian  juara 2: Teater Kaplink – Udinus – Naskah: Mayat Terhormat dan  juara 3: Teater Akar – UPS Tegal – naskah: Aeng. (Red-HJ99).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here