Reni Febri Hastalia, Awet Muda Lewat Modelling

1
Reni Febri Hastalia

Bagi Reni Febri Hastalia menekuni modelling tidak sekadar untuk kepuasan pribadi. Akan tetapi, menekuni dunia tersebut justru bisa menjadi faktor awet muda. “Ya kalau bagi saya itu bisa menjaga diri sih, salah satunya bisa awet muda,” beber Reni Febri Hastalia kepada Harianjateng.com, Jumat (5/8/2016).

Perempuan yang akrab disapa Reni ini menegaskan, bahwa ketertarikannya menekuni modelling meskipun tidak terlalu aktif, berawal dari hobi. “Berawal dari hobi sih dan juga buat hiburan,” beber perempuan jebolan Unimus tersebut.

Dijelaskan dia, meskipun dunia modelling sekarang ketat, terutama di Kota Semarang, hal itu justru menjadi fenomena positif jika diarahkan ke dalam kemajuan wisata dan mampu mendongkrak wisata suatu daerah.

Akan tetapi bagi perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai analis kesehatan Puskesmas Singorojo 1 Kelurahan Ngareanak, Kecamatan Boja, Kota Semarang ini, menekuni modelling justru bisa menjadikan faktor awet muda.

Awet Muda Lewat Modelling
Kalau soal terjun, lanjut dia, ya sejak 2010 lalu. “Dulu aku ikut lomba Putri Batik 2010-2011 itu di Kendal dan di Semarang,” beber perempuan yang 13 tahun bekerja sebagai laboran tersebut.

Selain mengharuskan menjaga kecantikan dan kesehatan, menurut Reni, menekuni dunia modelling juga bisa membahagikan anak. Buktinya, ia sendiri justru merasa bahagia karena bisa mengenalkan anak di dunia fotografi.

“Aku pernah ikut lomba Ibu Balita Nutrilion dan lomba Pesona Bunda bersama Buah Hati dengan Bebelac,” ungkapnya.

Apalagi, Reni sendiri saat ini mengampu salon miliknya yang mengharuskan dirinya menjaga penampilan dan kesehatan. “Aku punya salon sejak empat tahun yang lalu. Rencanaku dalam waktu dekat ingin membuka klinik kecantikan Nu Skin,” ungkap dia.

Sampai saat ini, ia selain bekerja sebagai laboran, Nu Skin juga memberikan waktu luang baginya untuk menekuni dunia kecantikan dan kesehatan. “Nu Skin ya semacam perusahan multilavel. Ia juga jual produk, promosi. Nah, lewat modelling ingin terlihat muda dengan menekunia dunia tersebut,” beber perempuan berparas cantik tersebut.

Perempuan kelahiran Kendal ini juga mengatakan, bahwa untuk memiliki penampilan sehat dan cantik tidak hanya didukung produk kecantikan dan make up. “Banyak refreshing, dan banyak senyum itu yang bisa menjadikan kita awet muda. Nah, di dunia model itu dituntut untuk banyak senyum. Kalau banyak senyum dan merawat diri, pasti awet muda,” tegas dia.

Sebenarnya, lanjut dia, aku ikut model hanya senang-senang saja. “Terus kebetulan ada lomba itu, jadinya ya ikut,” beber dia.

Ke depan, perempuan yang sejak SMP sampai kuliah ditempat di Semarang ini mengaku bahwa banyak hal yang bisa dilakukan untuk memajukan Semarang lewat dunia modelling. Tidak hanya promosi wisata, namun dengan talenta model itu bisa memajukan lewat promosi budaya, potensi alam dan juga mengangkat model berprestasi.

Dijelaskannya, menjadi model tidak sekadar cantik fisik saja. Namun juga harus memiliki intelektualitas yang bagus.

“Jadi model itu nggak harus kelihatan seksinya, pakai baju yang terbuka. Nah, biasanya model-model sekarang itu lebih menunjukkan itu untuk menempuh ketenaran.  Cantik nggak harus di tubuh tapi juga di dalam,” imbuh dia.

Kalau Putri Indonesia, lanjut dia, kan dengan intelektualnya dinilai juga. “Kecantikannnya tidak hanya fisik saja, namun inner beauty juga diutamakan,” ungkap perempuan yang baru saja mengikuti lomba fotogenic di tahun 2016 tersebut.

Seharusnya, lanjutnya, harus ada seleksi ketat jika ingin mendapatkan model yang berkualitas. Ia berharap, model-model di Semarang bisa memaksimalkan potensinya dengan menyeimbangkan kecantikan luar dan kecantikan dalam. (Red-HJ99/Foto: Reni).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here