Tata Sagita, Promosi Fashion Indonesia Lewat Modelling

17
Tata Sagita

Perempuan yang akrab disapa Tata Sagita, sejak kecil mengaku tergoda menekuni modelling dengan sejumlah alasan. Perempuan kelahiran  Blitar 7 Maret ini mengatakan, bahwa ia sendiri menyukai seni sejak kecil berawal dari seni tari. Oleh karena itulah, di Hongkong tempatnya bekerja, ia justru melakukan kegiatan promosi fashion Indonesia lewat berbagai kegiatan modelling.

“Saya terjun di dunia modelling pada tahun 2014. Dari kecil saya suka sesuatu yang menarik seperti nari saya hobi menari ya, tapi waktu itu kesempatan yang nggak begitu mendukung. Tapi hobi dan keinginan itu tetap ada meskipun bukan sabagai penari tapi saya bisa menuangkan pada fashion, foto model dan catwalk,” beber Tata Sagita kepada Harianjateng.com, Selasa (23/8/2016).

Pada 2014, lanjut dia, saya membaca sebuah post tetang ini dan saya tertarik langsung saya mencoba menghubunggi mereka untuk bergabung dengan beberapa persyaratan yang harus saya penuhi. “Akhirnya saya dilatih dan diajari segala hal, papar pemilik nama Tika Kusumawati tersebut.

Promosikan Fashion
Ia juga mengatakan, bahwa menjadi model dalam rangka ingin memajukan dunia fashion. Hal itu menurut dia, menjadi penting. Apalagi, selama ini ia mengaku didorong oleh temannya, Yanne Karsodiharjo yang mengajaknya menekuni kegiatan modelling.

“Target aku demi kemajuan fashion ya. khusunya wanita Indonesia. Mereka terkenal cantik dan saya ingin ada penilaian yang positif. Saya belum ingin sejauh menjadi artis terkenal, karna hanya hobi dan saya masih perlu menggali banyak potensi tetang modeling, jadi cukup memahami setiap kesempatan. Kalau memang jalanya jadi artis ya Alhamdulillah cukup mengucap syukur,” beber dia.

Untuk menuju kesuksesan tersebut, ia mengakui harus mengikuti banyak latihan, waktu, tenaga, materi dan pikiran. “Itu pasti, karena setiap hal yang baik kita harus berkorban. Nggak ada yang langsung enak,” beber dia.

Tak hanya fashion, di modelling juga banyak sekali peran model yang bisa memajukan berbagai potensi. Salah satunya adalah promosi wisata yang bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi pemerintah maupun masyarakat.

“Sangat besar potensi modelling untuk mendapatkan figur mempromosikan wisata budaya negeri dan sebagainya, karena setiap individu harus benar-benar menjaga diri mereka cantik dari luar dan dalam (hati wajah dan penampilan). Indonesia terkenal dengan wanita yang lembut anggun dan sopan,” tegasnya.

Saya, kata dia, sudah meningikuti banyak lomba seperti Kebaya Glamour, Gaun Malam, Casual Dress, Casual Jeans, dan masih banyak lagi.

Baju tradisional Indonesia seperti pengantin, lanjutnya, sekarang mulai terkenal dengan kebaya glamour dan kebaya hijab glamour yang lebih menarik di Hongkong sering ditunjukan itu dan orang asing sangat kagum dan bangga dengan budaya Indonesia.

“Jadi bisa menarik minat orang asing untuk datang ke Indonesia. Tarian tradisional Indonesia seperti jaranan juga di kembangkan di Hongkong jadi semakin menarik. Dan masih banyak lagi,” imbuh perempuan asal Desa Tulungrejo RT04/RW04 Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar tersebut.

Ia mengatakan, bahwa sejak menekuni modelling pernah mendapat piala untuk untuk Search Super Model 2014 di Longrich Supermodel dengan bimbingan Amanda Deta. Dan juga 2 medali 3 sertifikat. “Jadi kebanggan buat diri sendiri saja supaya lebih semangat,” ujar dia.

Di tahun ini, lanjut dia, harapan no satu adalah sehat kalau kita tidak sehat kita tidak bisa melakukukan apapun. “Selebihnya lancar dalam bekerja dan lebih busa mengatur waktu dan segalanya stiap ada show atau foto,” pungkasnya. (Red-HJ99/Foto: Tata S).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here