Geger, Pungli Puskesmas Mojo Tertangkap Basah

0
221
Suhadi warga Pagergunung ketika memberikan kesaksian di depan kepala Puskesmas Mojo, Pemalang.

Pemalang, Harianjateng.com – Tak lama ini, Puskesmas Mojo, Pemalang, Jawa Tengah dihebohkan dengan disidaknya puskesmas tersebut oleh Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah terkait dengan adanya pengaduan masyarakat lewat medsos tentang adanya pungli pasien BPJS yang melahirkan di Puskesmas Mojo dimintai dana dengan dalih untuk kebersihan, jaga malam, beli ember dan lainnya.

Kepala Puskesmas Mojo dr. Agus K ketika ditemui Harianjateng.com, di kantornya pada Selasa (13/9/2016) mengatakan bahwa pihaknya sudah memasang pengemuman di sekitar ruang persalin yang isinya untuk karyawan dilarang memungut biaya dengan dalih apapun kepada pasien BPJS,

“Kalau sampai terjadi pungutan saya selaku Kepala Puskesmas tidak tahu menahu dan yang terpenting kedepan kalau laporan dari masyarakat terkait pungli dan itu terbukti akan kami tindak tegas, untuk pasien sebaiknya kalau ada pungutan semacam silahkan melapor ke saya, selanjutnya akan kami tindak tegas petugas saya,” jelas dr. Agus.

Lebih lanjut dikatannya akan kami bina karyawan Puskesmas Mojo yang dengan adanya kejadian seperti yang diadukan masyarakat saya harus mengevaluasi apa lagi kemarin sudah diklalirifiaksi oleh komis D.

“Yang terpenting adalah  ke depannya tidak ada lagi pungutan dengan dalih apapun, kalau terjadi dan terbukti saya tidak akan mengampuni,” tegas dia.

Kepala Puskesmaspun tak bisa mengelak tentang adanya Pungli di Puskesmas binaannya ketika salah seorang warga yang sedang mengantarkan anaknya dipanggil kekantornya. Suhadi salah satu pasien yang kebetulan sedang mengantarkan anaknya berobat di Puskesmas ketika diundang dikantor Kepala Puskesmas mengatakan saat istrinya melahirkan ada lima orang yang juga melahirkan.

“Dan setelah selesai dan akan pulang saya dimintai uang sebesar RP. 200.000 tidak bisa ditawar oleh karyawan dengan alasan untuk beli ember, pembalut,” ujarnya polos.

Hal tersebut ditegaskan lagi oleh Must Kamal nitizen yang pertama kali mengunggah tentang adanya pungli di Puskesmas Mojo, mengatakan kalau kepala Puskesmas kurang yakin dengan adanya pungli di Puskesmas Mojo saya bersedia mengantar beliu untuk survey langsung di lapangan.

“Dan sayangnya sekali kemarin Komisi D tidak turun kemasyarakat untuk mencari data dan fakta sehingga bisa membuktikan  kebenaran apa yang menjadi keluh kesah masyarakat selama ini tentang pungli di puskesmas,” tandasnya. (Red-HJ99/Joko Longkeyang).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here