Haji Asal Kalibeber Wonosobo Tewas di Tanah Suci

17
Ilustrasi

Wonosobo, Harianjateng.comĀ – Seorang haji asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 34 Debarkasi Adisumarmo meninggal dunia di Tanah Suci.

Nama orang berhaji yang meninggal dunia adalah Nastangin bin Tjakrapawiro (80) dari Desa Kalibeber, Mojotengah, kata petugas pendamping ibadah haji Aziz Nuri Haryono di Wonosobo, Sabtu (30/9/2016).

Ia menyebutkan dari sebanyak 355 anggota jemaah Kloter 34 yang berangkat, yang pulang ke Wonosobo hari ini sebanyak 354 orang karena seorang meninggal tidak lama setelah menjalankan wukuf di Arafah.

“Mbah Nastangin meninggal dunia ketika hendak melaksanakan nafar sani,” katanya.

Selama berada di Arab Saudi, kata dia, seluruh anggota jemaah haji mendapatkan perhatian penuh, baik dalam hal asupan gizi, kondisi kesehatan, maupun pada saat mereka harus menjalankan rukun-rukun dalam ibadah haji.

Kepala Seksi Pelayanan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo Totok Jumantoro menuturkan bahwa almarhum Nastangin dalam kondisi sehat ketika berangkat dari Wonosobo.

Setelah kepulangan 354 anggota jemaah Kloter 34, katanya, jadwal pemulangan jemaah haji asal Wonosobo yang tergabung dalam kloter 59 dan 60 pada hari Selasa (11/10/2016).

Bupati Wonosobo Eko Purnomo dalam menyambut kedatangan para jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 34 menyampaikan rasa terima kasih kepada segenap petugas pendamping yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

Ia mengatakan bahwa pemkab akan terus mendorong agar pelayanan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang makin baik dengan menempatkan petugas-petugas yang kompeten.

“Harapan ke depan, jemaah haji asal Wonosobo akan makin merasakan kenyamanan sepanjang menjalani prosesi rangkaian ibadah, baik sebelum berangkat, selama di Tanah Suci, maupun pulang kembali ke Tanah Air,” katanya. (Red-HJ99/ant).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here