HUT SMAN 1 Kendal, Cak Nun Bius Ribuan Warga Kendal

9
Suasana pengajian Cak Nun dan Kiai Kanjeng di lapangan SMA Negeri 1 Kendal.

Kendal, Harianjateng.com – Lapangan sekolah SMA Negeri 1 Kendal, Jawa Tengah, dipenuhi sekitar ribuan orang, baik siswa-siswi maupun alumni SMA Negeri 1 Kendal, Jawa Tengah serta masyarakat setempat bahkan dari luar daerah, yaitu Batang, Semarang dan sekitarnya.

 

 

Kedangan mereka untuk berdiskusi sinau bareng Emha Ainun Najib atau yang panggilan akrabnya Cak Nun dan Kiai Kanjeng pada Kamis malam (13/10/2016). Kehadiran suami Novia Kolopaking tersebut, mampu membius ribuan orang yang datang. Sebab, Kendal jarang sekali mengundang Cak Nun dan Kiai Kanjeng dalam suatu kegiatan sosial maupun keagamaan.

 

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal Drs. Muryono, SH, MPd, Koramil Patebon, Polsek Paebon, Camat Patebon dan mahasiswa dari Jepang juga ikut menghadiri acara tersebut. Alunan musik Kiai Kanjeng yang mampu mengiringi  mahasiswa Jepang dalam menyanyikan lagu Jepang, sempat membuat mahasiswa itu kagum.

 

Sunarto Kepala Sekolah SMA N 1 Kendal (SMANIK) menyampaikan bahwa Sinau Bareng Cak Nun ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam memperingati hari jadinya  SMA N 1 Kendal yang ke 55 tahun di tahun 2016 ini.

 

 

“Dengan tema 55 tahun SMA N 1 Kendal mengabdi persembahan untuk negeri. Pada malam ini ngaji bareng, diskusi dan sinau bersama cak Nun kami persembahkan untuk masyarakat Kabupaten Kendal khususnya siswa-siswi kami, sebagai siraman rohani dan pemberian penyegaran spiritual kepada mereka,” beber dia.

 

Sunarto juga menambahkan bahwa dengan datangnya Cak Nun yang juga seorang tokoh budayawan, cendekiawan dan sosok pemuka agama yang baik, sudah dikenal di berbagai negara yang hadir pada malam ini, kami ingin merubah mindset dalam memperingati HUT SMA 1 Kendal.

 

“Karena yang kemarin-kemarin pada HUT SMAN 1 Kendal sering mendatangkan artis-artis dan euphoria dengan bingar – bingarnya semacam itu. Justru kita ingin menciptakan kondisi sesuai dengan slogan Kabupaten Kendal yaitu Kendal Beribadat dan kami ingin mengawali dari sisi religiusnya,” ujar dia.

 

Dalam diskusi tersebut beberapa perwakilan siswa-siswi didibagi menjadi empat kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 3 anak, mereka mendiskusikan dan mengidentifikasi persoalan dan permasalahan bangsa, baik dari segi politik, agama, budaya dan sosial.

 

 

Cak Nun yang diwawancarai saat acara telah usai berkata bahwa acara sinau dan diskusi bareng pada malam hari ini sangat bagus sekali karena baik dari siswa-siswi dan masyarakatnya benar-benar mendengarkan dan mengayatinya. “Sehingga saling memberikan energi yang positif antara satu dengan yang lainnya hingga acara ini dapat terlaksana dengan baik dan tertib.  Ini menjadi salah satu acara terbaik di acara Kiai Kanjeng,” beber pria yang juga akrab disapa Mbah Nun tersebut.

 

Caknun juga berpesan kepada siswa-siswi SMAN 1 Kendal, anak-anak harus lebih tahu masalah – masalah makro,  untuk mempersiapkan dan  menghadapi perkembangan zaman yang tidak sederhana atau kompleks. (Red-HJ99/Heri).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here