Ethi Pithy, Sejak SD Ingin Jadi Model Profesional

9
Ethi Pithy

Ternyata, sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), perempuan yang akrab disapa Ethi Pithy ini mengaku ingin menjadi model profesional. Tidak heran, gadis yang kini masih duduk di Kelas XII IPS SMA Kanisius Ambarawa, Kabupaten Semarang ini terus belajar dan berusaha untuk mewujudkan cita-citanya tersebut.

 

“Saya terjun di dunia modeling sudah dari kelas 5 SD. Ya awalnya cuma iseng-iseng ikut lomba Pemilihan Kartini Cilik 2011. Awalnya sih minder lihat teman-teman yang lain bagus-bagus, tetapi melihat itu semua saya jadi tertantang buat mengikutinya dan juga kalau ada  event lomba lainnya,” beber pemilik nama lengkap Eti Indarwati kepada Harianjateng.com, Senin (17/10/2016).

 

Model Profesional

Dijelaskan dia, semua itu berawal dari hobi foto. “Karena hobi saya suka foto dari kecil, saya  ingin menjadi foto model yang profesional dan bisa membanggakan kedua orang tua saya dengan perestasi perestasi yang saya miliki saat ini,” tandas perempuan kelahiran Kabupaten Semarang 29 Juni 1999 tersebut.

 

Untuk saat ini, kata dia, saya memang fokus pada dunia foto model karena menurut saya itu lebih menantang, misalnya harus menguasai karakter dan juga ekspresi harus dapat.

 

 

“Untuk bisa jadi seorang model yang profesional tentunya saya tidak bisa berdiam diri saja. Mana ada orang sukses tanpa usaha kan? Jadi sejak dini saya sudah mempersiapkannya, saya sering ikut even-even lomba foto di berbagai daerah dan juga terus berlatih dan saya juga di bawah bimbingan para fotografer yang sudah berpengalaman banyak,” lanjut perempuan asal Dusun Karanganyar, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang tersebut.

 

Dijelaskannya, saat ini banyak sekali foto model yang menggeluti nude art. Akan tetapi, ia pribadi belum tertarik mendalaminya. “Saya belum pernah foto nude tetapi bagaimanapun juga foto nude memang salah satu seni dalam dunia fotografi, tetapi masih ada yang tetap saja menganggap bahwa foto nude itu merupakan suatu hal yang negatif tetapi itu salah dan itu bergantung dari si model dan fotografernya , asal ada pengawasan dan mendapat izin tertentu itu boleh-boleh saja menurut saya,” ujar.

 

Ia mengaku, sejak terjun ke modelling pernah mendapatkan Juara 1 Foto Genic Ramayana Agency di Jakarta Pusat, kemudian The Best Foto Model tingkat kabupaten, Juara 2 foto hijab, Juara 3 Catwalk, Juara 2 Foto Genic di Wonderia Semarang dan Model Awards 2014.

 

“Harapan saya semoga dunia modeling saat ini bisa terus berkembang dan bisa membangkitkan semangat para model untuk tetap berkarya dalam dunianya,” pungkasnya. (Red-HJ99/Foto: Eti).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here