Cetak Jurnalis Muda, STIBI Syekh Jangkung Kirimkan 3 Mahasiswa ke Luar Kota

10
Suasana kegiatan pelatihan jurnalistik yang bertema "Journalistic Internship Program 2016" pada Jumat (4/11/2016) yang diadakan Ansor Cabang Kudus, Jawa Tengah.

Kudus, Harianjateng.com – Dalam rangka mencetak jurnalis muda, Sekolah Tinggi Ilmu Budaya Islam (STIBI) Syekh Jangkung Pati, mengirimkan tiga mahasiswa ke luar kota, yaitu dalam kegiatan pelatihan jurnalistik yang bertema “Journalistic Internship Program 2016”  pada Jumat (4/11/2016) yang diadakan Ansor Cabang Kudus, Jawa Tengah.

 

 

 

 

Ketiga mahasiswa tersebut yakni Achmad Fakhrudin, Lien Eti Afia M, Kholisatul Jannah. Hal itu menjadi sebuah penghormatan bagi STIBI untuk bisa mengirimkan ketiga mahasiswanya untuk ikut terjun dalam pelatihan jurnalistik tersebut.

 

 

STIBI Syekh Jangkung sebagai salah satu kampus di Pati yang bertepat di Kecamatan Kayen yang mengusung Prodi Sejarah Kebudayaan Islam.

 

 

Menurut Lien begitu akrabnya,sebuah kebanggan tersendiri menjadi bagian dari pelatihan jurnalis yang di adakan oleh Ansor Kudus. Sebab, pelatihan tersebut sejak awalnya hanya di peruntukkan oleh warga Kudus saja, dan hanya 30 orang saja yang ikut, dan diseleksi ketat dengan mengirim artikel sebagai syarat sah untuk kesungguhan mengikuti JIP.

 

 

“Ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk menjadikan mahasiswa STIBI untuk mengenal akan dunia tulis menulis,sadar akan dunia literasi,” beber dia.

 

 

Pelatihan JIP sendiri akan berlangsung dua bulan,dari November hingga Desember dan dilaksanakan dihari jumat di Gedung Cabang NU Kudus Jalan Pramuka.

 

Sementara itu, Gus Qomar sapaanya, sebagai ketua panitia menandaskan bahwa pelatihan ini diadakan sebagai salah satu wujud nyata untuk mencetak jurnalis-jurnalis andal dan beretika.

 

Lebih spesifik ia mengatakan,dengan menghadirkan fasilitator yang sangat mumpuni dibidangnya seperti Zamhuri, Rosidi (Eros), Kisbiyanto, Edi Suprapto oleh para jurnalis senior tersebut diharapkan JIP menjadikan pelatihan yang sesuai diharapkan para pelaksana kegiatan,menciptakan kader jurnalis NU yang memberikan informasi santun ketika tulisan itu dibaca oleh masyarakat. (Red-HJ99).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here