Heni Tri Fintanastuti, Tergoda Jadi Model Top

10
Heni Tri Fintanastuti

Bagi Heni Tri Fintanastuti, terjun ke dunia modelling, menjadi pilihan hidupnya lantaran ia mengaku ingin menjadi model top. Ia pun mengakui, untuk mewujudkan mimpinya itu harus diperjuangan dengan sejumlah usaha yang gigih.

 

 

“Aku terjun di modeling juga belum terlalu lama, baru sekitar dua tahun. Awalnya karena aku juga sebenarnya senang memotret, ketika itu teman ada yang membuat acara workshop, aku datang ke workshop itu dan ternyata mereka minta ada objek atau model fotonya, jadi ya dadakan deh jadi model fotonya,” papar Heni Tri Fintanastuti kepada Harianjateng.com, Senin (7/11/2016).

 

 

Model Top

Ia mengatakan, bahwa salah satu impiannya saat ini adalah menjadi model top yang dikenal publik.

 

 

“Kalau target sih aku pengen jadi model top atau artis ya, pokoknya tetap di dunia entertainment,” beber pemilik nama lengkap Heni Tri Fintanastuti tersebut.

 

Untuk mengejar mimpinya itu, perempuan ini mengaku sudah melakukan sejumlah usaha. “Selama ini sih, aku ikut terus beberapa event, tapi akhir-akhir ini kayaknya memang agak turun performanya dikarenakan banyak bermunculan model-model baru yang lebih fresh. Dan aku juga sempat ikut-ikut casting sih,” beber perempuan kelahiran Bogor 10 April 1994 tersebut.

 

 

Dijelaskan dia, ada sejumlah pengalaman pemotretan yang sudah dilakukan. “Kalau foto sih aku juga baru sedikit pengalaman, paling untuk beberapa majalah online seperti queen rides.com, detik.com, terus endorse beberapa merk pakaian seperti 3 Second, atau distro dan event- event photography lainnya,” beber pemilik nama entertain Finta Ncis tersebut.

 

 

Meskipun banyak model pendatang baru tergoda menekuni nude art, tapi ia sendiri mengaku belum pernah menjalaninya.

 

 

“Untuk nude ya, sampai detik ini sih belum pernah nude, mungkin sebatas seksi saja. Ya untuk nude sendiri, memang sih nggak salah, dan dikembalikan ke masing-masing model, mau ambil konsep itu atau nggak. Tapi kalian harus tau dulu mana nude art, mana nude yang asal-asalan,” tegas dia.

 

 

Soalnya sampai detik ini, lanjut dia, banyak yang aku tahu dan lihat tentang nude, namun hanya sekadar asal jepret, nah hati-hati ya buat model – model yang baru terjun, alih-alih dapat foto nude yang bagus tahu-tahunya hanya modus saja untuk dapatkan polos badan si model.

 

 

“Buat aku nude art itu karya nude yang menghasilkan pola pikir, tetap enak dipandang berdasarkan seni, baik dari unsur lighting, exposure, pose dan lainnya jadi si pengonsumsi karya tidak berpikir ke arah yang negatif,” beber peempuan yang menempuh studi di Fak. Teknik Informatika Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta tersebut.

 

 

Harapan aku, semoga para model dan fotografer terus menciptakan karya yang apik dan jauh dari kesan karya asal. “Terus maju melesat dan tentunya banyak job ya,” harap dia. (Red-HJ99/Foto: Heni).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here