Kapolres Purworejo Beri Pencerahan pada Ranting Aisyiyah Sindurjan

4

Purworejo, Harianjateng.com – Demi memaksimalkan peran warga dalam mewaspadai tindak kejahatan, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Sindurjan, Purworejo, Jawa Tengah mengadakan acara sosilaisasi bersama KAPOLRES Purworejo yang bertajuk “Sosialisasi Tindak Kejahatan dan Kekerasan dalam Rumah Tangga)” pada Jumat, (11/11/2016).

 

 

Kegiatan yang bertempat di Masjid Istiqomah Sindurjan, Purworejo ini, turut mengadirkan Kasat Binmas Polres Purworejo AKP Suprihadi sebagai pembicara kajian ibu-ibu yan berlangsung sore hari selepas sholat ashar.

 

Diselenggarakan acara ini sebagai bentuk penyuluhan Kapolres Purworejo, dimana memberikan pemahaman kepada jamaah pengajian Ranting ‘Aisyiyah Sindurjan seperti yang diungkapkan Surti, Wakil Ketua Ranting ‘Aisyiyah Sindurjan.

 

“Tujuannya diadakan kegiatan dengan mengahdirkan Kasat Binmas Polres Purworejo sebagai bentuk pencerahan kepada masyarakat terutama ibu-ibu yang hadir dalam kajian rutin Ranting ‘Aisyiyah Sindurjan. Biar masyarakat tahu bagaimana mewaspadai tindak kejahatan dan bisa perperan dalam mencegah tindak kejahatan,” jelasnya.

 

Beliau juga menambahkan kegiatan sosialisasi Kapolres ini harapannya bisa diselenggarakan tidak hanya satu kali, agar bisa lebih memahamkan kepada warga masyarakat khususnya ibu-ibu kajian rutin ‘Aisyiyah Sindurjan.

 

 

Kajian rutin ini selain sosialisasi juga ada kajian dengan tema-tema KeIslaman yang menghadirkan ustadz-ustadz yang berbeda. Selain progam kajian Ranting ‘Aisyiyah Sindurjan juga mempunyai progam seperti santunan kepada kaum dhuafa, pembinaan TPQ dan lain-lain.

 

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Purworejo AKP Suprihadi menyampaikan bahwa kehadirannya tersebut membantu pihak kepolisian di wilayahnya. “Kehadiran saya di sini sebagai pembicara sangat membantu pihak kepolisian dalam mensosialisasikan hal-hal yang berkaitan dengan tindak kejahatan,” beber dia.

 

Selain itu juga, lanjut dia, warga bisa memberikan masukan kepada Kapolres Purworejo terkait kejahatan-kejahatan atau hal-hal yang mengkhawatirkan dan meresahkan warga. “Karena ke depan kedepan polisi bukan orang yang ditakuti tapi bermintra bersama dalam menanggulangi tindak kejahatan,” papar dia saat menyampaikan sosialisasi acara tersebut. (Red-HJ99/Hms).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here