Vania Veronica, Jajaki Karir Modelling

1
Vania Veronica Kristianti

Bagi Vania Veronica Kristianti, menjajaki karir di modelling menjadi sesuatu yang menyenangkan. Tidak heran, perempuan cantik kelahiran Jakarta 7 Januari 1996 ini menekuni dunia foto-foto tersebut dengan memaksimalkan potensi yang ada.

 

“Aku terjun sekitar umur 18 tahun, tapi jarang karena masih sekolah dan belum niat banget dan mulai aktifnya tahun ini, tapi juga masih jarang-jarang sih karena kadang masih ada rasa males-malesannya. Tapi lebih aktif saja,” beber Vania Veronica Kristianti kepada Harianjateng.com, Jumat (18/11/2016).

 

Perempuan yang dikenal juga dengan sapaan Vania Gemash ini juga tidak terlalu muluk-muluk dalam menarget karir di modelling. “Target sih ya jadi orang sukses dan berguna untuk orang lain, untuk model artis iklan atau apa saya sih nggak mikirin, cuma doa saja minta petunjuk Tuhan dan lakuin apa yang menurut hati cocok,” lanjut perempuan yang bermukin di Tangerang tersebut.

 

Bagi dia, selain jejaring dan menggali potensi, model utama untuk sukes menjadi model adalah simpel. “Modalnya berusaha dan berdoa,” papar dia.

 

Dijelaskan dia, bahwa masih jarangnya fotoshoot di daerahnya sendiri, menjadikan objek wisata dan potensi lokal masih kurang dipromosikan bagi dia. “Kalau di daerah saya, saya kurang tahu, karena saya jarang fotoshoot di daerah sini,” imbuh dia.

 

Percaya Diri

Dijelaskan dia, bahwa persaingan model yang sangat ketat, tidak begitu membuat dia semakin menggebu, justru ia hanya berpedoman semua karir model harus dijalankan dengan percaya diri.

 

“Persaingan, saya sih nggak pernah mikirin persaingan, karena semua sudah ada yang ngatur dan saya hanya menjalani saja. Dan saya juga nggak pernah memperhatikan model-model lain, karena menurut saya hidup saya ya hidup saya hidup mereka ya mereka. Bisa dibilang saya cuek, nggak ngurusin urusan orang lain, kecuali ngebantu hal yang perlu ditolong ya,” papar dia.

 

Kuncinya, kata dia, berdoa sama Tuhan, minta petunjuk, percaya diri, tidak menghiraukan kata- kata negatif dari orang-orang. “Karena zaman sekarang orang hanya bisa mengejudge dari luarnya, tanpa melihat dalamnya, dan punya prinsip dalam hidup dan cita-cita dan percaya pasti akan tercapai,” beber perempuan yang lebih sering pemotretan di hotel dan luar kota tersebut. (Red-HJ99/Foto: Vania).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here