60 Warga Blora Dikenalkan Kontrasepsi Pria MOP

7
Suasana penyuluhan dan pemahaman Kontrasepsi mantap pada pria atau Metoda Operasi Pria (MOP) di Balai Desa Sonokulon, Blora, pada Kamis (17/11/2016).

Blora, Harianjateng.com – Sebanyak 60 orang warga Desa Sonokulon, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah tampak antusias mengikuti penyuluhan dan pemahaman Kontrasepsi mantap pada pria atau Metoda Operasi Pria (MOP) atau vasektomi. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa  Sonokulon, Blora, pada Kamis  (17/11/2016)

 

 

 

Pada kegiatan itu selaku nara sumber Serda Supari Babinsa Desa setempat Koramil 14/Todanan. Dalam penyuluhannya menceritakan pengalamannya sebagai akseptor MOP (Metoda Operasi Pria) hinga sampai dapat penghargaan dari Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi yang diwakili Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Joseph Robert Giri, S.I.P, M.Si pada saat kegiatan Baksos pada 24 Oktober 2016 yang lalu.

 

 

Dijelaskan, bahwa Kontrasepsi Mantap (kontap) adalah suatu tindakan untuk membatasi keturunan dalam jangka waktu yang tidak terbatas; yang dilakukan terhadap salah seorang dari pasangan suami  isteri atas permintaan yang bersangkutan, secara mantap dan sukarela. Kontap dapat diikuti baik oleh wanita maupun pria.

 

Tindakan kontap pada wanita disebut kontap wanita atau  MOW (Metoda Operasi Wanita ) atau tubektomi, sedangkan pada pria MOP (Metoda Operasi Pria) atau vasektomi.Kontrasepsi mantap pada wanita  atau  MOW (Metoda Operasi Wanita) atau tubektomi, yaitu tindakan pengikatan dan pemotongan saluran telur agar sel telur tidak dapat dibuahi oleh sperma.

 

“Kontrasepsi mantap pada pria atau MOP (Metoda Operasi Pria) atau vasektomi., yaitu tindakan pengikatan dan pemotongan  saluran benih agar sperma tidak keluar dari buah zakar,” beber Babinsa Serda Supari di hadapan para warga.

 

Dijelaskan dia, bahwa sangat efektif, karena itu merupakan metode kontrasepsi pria yang permanen dan tidak ada efek samping jangka panjang. “Sehingga tidak berpengaruh terhadap kemampuan maupun kepuasan hubungan seksual,” pungkas Serda Supari. (Red-HJ99/Pdm).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here