KKN Untag Ajak PKK Pengajian Berjamaah

0

Ngampel, Harianjateng.com – Pengajian rutinan ibu – ibu warga masyarakat Desa Ngampel, Kecamatan Ngampel, Kendal, Jawa Tengah bersama dengan mahasiswa dari Fakultas Hukum UNTAG Semarang yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Jumat malam (18/11/2016) bertempat di rumah warga setempat.

Pengajian yang diadakan setiap Jumat malam itu adalah kegiatan rutinan warga masyarakat Desa Ngampel yang sudah dilakukan sejak lama dan menjadi kebiasaan, yang bertujuan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dan mempererat tali silaturahim antar warga khusunya persatuan ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) warga masyarakat desa Ngampel Kulon Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal.

Ketua PKK Rere Neneng menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan rutinan warga yang dilaksanakan setiap Jumat malam untuk mendoakan warga masyarakat yang sudah meninggal.

 

“Kegiatan pengajian ini sudah dilakukan selama puluhan tahun yang lalu dan turun-temurun sampai sekarang, yang bertujuan untuk mendoakan baik para leluhur, tokoh masyarakat maupun seluruh warga masyarakat yang sudah menjadi Almarhum. Selain itu juga bertujuan untuk mempererat keakraban antar ibu – ibu PKK agar terjalin kekompakan dalam mewujudkan kesejahteraan warga masyarakat Desa Ngampel”, ujarnya.

Ketua kelompok KKN UNTAG Semarang Erna Wati juga menyampaikan, pihaknya sangat senang dengan kegiatan tersebut. “Kami merasa sangat senang bisa ikut dalam kegiatan rutinan pengajian ini, disamping itu kita langsung bisa bertatap muka dan bersilaturahim dengan warga. Diharapkan pertemuan dengan warga pada malam hari ini bisa mempererat tali silaturahim antara mahasiswa Fakultas Hukum KKN UNTAG dengan warga masyarakat Desa Ngampel Kulon”, harapnya.

Heri Susanto anggota KKN UNTAG Semarang menambahkan, bahwa mahasiswa KKN di lokasi KKN ditugaskan dari UNTAG Semarang untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. “Cara adalah dengan mengaplikasikan ilmu yang sudah kami gali dan kami dapatkan ataupun ilmu yang sudah diberikan oleh UNTAG Semarang dari semester I sampai dengan semester VII untuk disampaikan kepada masyarakat. Jadi masyarakat jangan pernah sungkan untuk meminta bantuan kepada kami, dan kami siap membantu sekuat tenaga dengan ilmu yang kami miliki,” beber dia. (Red-HJ99/HR).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here