Dukung Kesehatan Warga, TNI Demak Buat Jamban Sehat

1
Salah satu anggota TNI saat menunjukkan lokasi pembuatan jamban sehat

Demak, Harianjateng.com Salah satu dukungan TNI dalam meningkatkan kualitas kesehatan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah adalah dengan membuat jamban sehat. Sebanyak lima orang warga keluarga kurang mampu berdomisli di Desa Brambang, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah resmi mendapatkan bantuan pembuatan jamban sehat secara gratis dari Koramil 13 Karangawen. Tentu saja para warga di desa ini senang menerima bantuan sanitasi keluarga tersebut.

 

 

Petugas Babinsa Koramil 13/Karangawen, bersama Batituud Pelda Sudarman, terlihat membantu warga menyiapkan pengerjaan pembuatan jamban bagi keluarga prasejahtera di Desa Brambang Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak. Karsimin dan Ahmad Hadi, dua dari lima orang warga desa penerima bantuan jamban sehat gratis itu, Rabu (07/12/2016), mengungkapkan rasa senang dan terima kasihnya sudah dibuatkan jamban gratis tersebut.

 

 

“Senang sekali bisa dapat jamban sehat gratis dari Koramil 13/Karangawen, tanpa ada biaya yang dipungut. Biasanya, selama ini, kalau mau BAB, kami ke sungai. Mau kemana lagi, memang jaraknya hanya sejauh sekitar 30 meter aja dari rumah kami. Ya repot lah, kalau mau BAB di sungai waktu malam hari,” papar dia, di Demak.

 

 

“Tapi, sekarang, kan udah ada jamban sehat, jadi gak perlu repot lagi mau BAB, di waktu siang atau malam hari. Maunya, bantuan jamban seperti ini bisa juga dibantu kepada keluarga kurang mampu di desa ini, agar aliran sungai dan lingkungan jadi bersih,” beber dia.

 

 

Sementara itu, Danramil 13 Karangawen Kapten (Inf) Edy Suwarsono  melalui Batituud Pelda Sudarman mengatakan, pekerjaan pembuatan lima unit jamban ini sudah mulai dikerjakan sejak bulan lalu. Dua unit jamban milik warga, menurut dia, sudah selesai dikerjakan dan tiga unit lagi masih dalam proses pengerjaan. “Pembuatan jamban kepada warga prasejahtera ini, tentunya untuk menciptakan lingkungan pemukiman warga yang bersih, sehat dan higienis. Mengingat selama ini, warga melakukan kegiatan mandi cuci kakus (MCK-red) di aliran Sungai, yang jelas sangat berpengaruh terhada tingkat kesehatan warga,” tambahnya.

 

 

 

Diharapkannya, dengan dilaksanakannya program pembuatan jamban bagi keluarga kurang mampu dengan sistem penggalian tanah ini, tujuan untuk menciptakan lingkungan sanitasi permukiman warga bisa tercapai. “Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian personil TNI terhadap kesehatan warga, utamanya dalam penyediaan sarana sanitasi berupa jamban bagi keluarga prasejahtera, untuk meningkatkan kesehatannya. Dengan tingkat kesehatan yang baik, tentunya warga tersebut bisa berupaya dan bekerja untuk meningkatkan taraf kesejahteraan keluarganya,” tutup dia. (Red-HJ99/Pdm).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here