Uniknya Outbond di Waduk Greneng Blora

0
Pemandangan Waduk Greneng di Tunjungan, Blora.

Blora, Harianjateng.com – Waduk Greneng yang trletak di Desa Tunjungan Kecamatan Tunjungan Blora, ternyata cukup menarik dijadikan lokasi wisata untuk melepas penat setelah sepekan melaksanakan rutinitas pekerjaan. Seperti pada hari Sabtu (7/1/2017), ratusan orang mendatangi waduk terbesar di Kabupaten Blora ini untuk berwisata menikmati pemandangan sembari makan siang ramai-ramai.

 

 

Alamnya yang masih hijau dengan hamparan hutan jati yang luas membuat udara di Waduk ini terasa segar. pemandangan aktifitas petani menyebrang menggunakan jukung silih berganti menambah kesan tradisional layaknya kampung nelayan di tengah daratan. Tak ayal banyak dari pengunjung yang ikut mengabadikan moment tersebut.

 

Tak hanya itu, ratusan pengunjung dari T. Ringgondani Cianjur yang didatangkan oleh salah satu biro wisata Blora ini juga melakukan kegiatan outbond untuk melatih ketangkasan dan kekompakan. Sejak pukul 09.00 WIB hingga tengah hari semuanya tapmak semangat dan ceria mengikuti kegiatan di Waduk Greneng.

 

“Waduk greneng alamnya masih bagus, udaranya segar, cocok untuk wisata keluarga. Apalagi untuk para mancing mania, ini sangat recomended. Semoga kedepan potensi ini bisa lebih ditata lagi,” kata Agus, salah satu peserta outbond.

 

“Mengawali tahun 2017, ini merupakan wujud kegiatan promo potensi wisata alam yang ada di Blora. Dengan menggandeng biro wisata diharapkan akan ada lebih banyak lagi wisatawan lokal yang datang ke Blora seperti objek Waduk Greneng ini,” ucap Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan pariwisata (Dinporabudar) Kabupaten Blora, Kunto Aji yang juga hadir di Waduk Greneng sambil menyapa rekan biro tour.

 

Menurutnya, selain memiliki pemandangan alam yang masih asri, Waduk Greneng mempunyai beberaa keunggulan untuk dijadikan aket wisata di Blora. Dimana tidak jauh dari waduk juga terdapat  kampung agrowisata kebun durian yakni Nglawungan. Sedangkan di sebelah tenggara waduk terdapat Kebun Buah Klapanan milik T.MSS.

 

“Dengan potensi ini, bisa dijadikan paket wisata alam, agro dan outbond. Kita akan tata agar kedepan bisa lebih banyak menarik wisatawan, dengan melibatkan para pemuda karang taruna desa,” lanjut Kunto Aji.

 

pemrintah Desa Tunjungan pun telah bersedia bergerak bersama menjadikan wilayah tersebut menjadi Desa Wisata. Yasir, Kades Tunjungan menyatakan bahwa di desanya ini memang ada banyak potensi alam yang bisa dikelola menjadi paket wisata.

 

“Tanggal 29 Januari nanti kita akan menggelar gowes wisata, bersepeda santai sambil mengelilingi potensi wisata yang ada di Desa Tunjungan. Tujuannya untuk mengenalkan potensi wisata Desa Tunjungan ke masyarakat luas. Monggo kalau mau ikut,” jelasnya. (Red-HJ99/dika).


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here