Petani Bawang Merah Desa Widodaren Dikawal Polisi

0

Pemalang, Harianjateng.com-  Bawang merah merupakan tanaman hortikultura musiman yang memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi pada saat-saat tertentu sering mengalami banjir produksi sehingga harga di pasaran mengalami anjlok, Ka SPK 1 Aiptu Sutjipto bersama anggota berangkat patroli sambang ke Petani Bawang merah di pinggir jalan ikut Desa Widodaren,Kec.Petarukan, Pemalang, Jawa Tengh pada Rabu (1/2/2017).

Kegiatan patroli rutin Polsek Petarukan yang dipimpin Aiptu Sutjipto bersama tiga anggota,  melewati beberapa Desa seperti Petanjungan, Karangasem, dan di Ds. Widodaren. Disana patroli berhenti mendapatkan beberapa Petani bawang merah sedang bekerja. Dalam kesempatan tersebut, petani menyampaikan beberapa keluh kesah saat sekarang tanaman bawang merah mengalami penurunan yang disebabkan curah hujan yang tinggi, sehingga mengalami banyak hama, batang daun banyak yang rusak.

Ka SPK 1 Posek Petarukan menyampaikan himbauan tentang penanaman bawang merah bahwa budi daya bawang merah memerlukan penyinaran matahari yang lebih 12 jam sehari dan tanaman ini lebih cocok didataran rendah curah hujan sedang. Untuk perkembangan tanaman bawang merah yang unggul dibutuhkan benih bawang merah local maupun inpor, yang bersih, anakan besar dan berbobot tidak kusam. Serta pengelolaan tanah dan cara penanaman yang benar, perawatan terutama dalam pengobatan harus yang cocok dengan tanaman.

Aiptu Sutjipto menambahkan untuk menghindari gangguan Kamtibmas, agar setiap hari ada pengamanan Swakarsa baik siang maupun malam, dan bekerja sama dengan petani-petani lainnya dan semoga diberi kesuksesan. (Red-HJ99/Joko L).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here