Sekolah Inovatif di Purworejo Ini Belajar dari Alam Sekitar

11

Purworejo, Harianjateng.com – Memanfaatkan momentum jeda setelah menyelesaikan ujian tengah semester genap, Sekolah Inovatif SMP Muhammadiyah Jono Bayan Purworejo menyelenggarakan observasi lingkungan alam sekitar bertempat di daerah Pantai Jetis Desa Patutrejo Grabag Purworejo. Agenda ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi beserta guru pembimbing.

“Penyelenggaraan pembelajaran kali ini di luar kelas sebagai salah satu rangka memberikan inspirasi langsung pada siswa-siswi serta menjadi momentum refresh setelah menyelesaikan ujian tengah semester yang telah dilaksanakan 1 pekan sebelumnya” ujar Esti Trisnasari, S.Pd. Waka Kesiswaan.

Dalam pelaksanaannya siswa diberikan beberapa kata kunci dan persoalan agar diselesaikan baik secara individu dan berkelompok dalam bidang Sains, Seni Budaya dan Kebahasaan yang diampu oleh masing-masing guru mata pelajarannya.

“Salah satu bidang yang dijadikan pembahasan adalah bidang sains yang membahas materi terkait ekosistem di daerah pantai dan pencemaran yang terjadi di sekitar daerah tersebut. Sehingga hal ini semakin memantapkan pemahaman siswa secara mendalam” ungkap Akhmad Guru IPA.

Sedangkan dari bidang seni budaya, siswa dapat mengasah daya imajinasi siswa dalam menuangkan keindahan alam sekitar dalam selembar kertas yang telah disediakan. Dan dari bidang kebahasaan siswa dipancing kemampuan verbal dalam mengungkapkan situasi dan kondisi lingkungan yang mulai menggeliat menjadi salah satu objek wisata tujuan warga Kabupaten Purworejo dan sekitarnya.

“Pembelajaran guna membentuk karakter siswa tidak selalu klasikal. Tetapi sangat perlu dikolaborasikan dengan pengalaman secara langsung siswa bersentuhan dengan alam sekitarnya. Karena lingkungan tersebut lah yang akan digeluti dalam aktivitas ke depannya. Sehingga agenda kali ini merupakan salah satu bentuk usaha lembaga pendidikan dalam mendukung proses pendidikan yang digalakkantersebut” pungkas Suharti, S.Pd., M.Pd. Kepala Sekolah.

Keceriaan dan kesenangan terpancar dari raut muka siswa-siswi yang turut serta. Karena tidak belajar yang dilaksanakan tetapi siswa diharapkan dapat merefresh dirinya. Hal tersebutlah yang memberikan kepuasan tersendiri bagi guru pembimbingnya. (Red-HJ99/Hms).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here