Alumnus STAINU Temanggung Punya Strategi Lolos Beasiswa 5000 Doktor

0
Muhammad Jamal

Temanggung, Harianjateng.com – Alumnus Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung, Muhammad Jamal, MH, berbagi pengalamannya saat sudah lolos mendapat beasiswa Program 5000 Doktor Kemenag RI yang dimulai pada seleksi di bulan Juni 2017 dan lolos seleksi bulan Agustus 2017 kemarin.

Program 5000 Doktor merupakan program unggulan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. Program ini pertama kali diluncurkan oleh presiden RI, Joko Widodo pada Desember 2014. Program 5000 Doktor meliputi pemberian bantuan studi S3 bagi para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan baik yang melanjutkan studi di kampus dalam negeri maupun luar negeri.

Jamal merupakan alumnus Jurusan Syariah STAINU Temanggung yang lulus tahun 2009 lalu. Usai itu, ia melanjutkan studi di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan kemudian mengabdikan diri menjadi dosen STAINU Temanggung. Kini, ia berkesempatan menempuh program doktor melalui Porgram 5000 Doktor Kemenag di UII Yogyakarta.

“Tahun ini jurusannya kan Ilmu Hukum, dan hanya dibuka di UII Yogyakarta,” beber pengacara dan Direktur LBH Temanggung tersebut, Rabu (18/10/2017).

Ia membeberkan, bahwa dari beberapa pelamar beasiswa, tidak semua diterima. “Untuk yang diterima 5000 Doktor Kemenag itu, hanya 15 kandidat dari beberapa orang yang diterima termasuk saya,” kata dia.

Menurut dia, modal dan strateginya adalah memenuhi syarat administratif. Kemudian, bermodal niat kuat dan memang bukan karena faktor kecerdasan. “Menurut saya itu ya rezeki, faktor bejo, bukan karane kecerdasan,” beber dia.

Namun menurut dia, yang paling inti adalah usaha dan juga berdoa. Maka dari itu, ia ingin membangun Temanggung secara luas dan khususnya alumni STAINU Temanggung.

Jamal juga menegaskan, pihaknya siap memfasilitasi para alumni STAINU Temanggung khususnya yang Syariah untuk bergelut sesuai bidangnya agar ke depan bisa bersinergi di dunia sosial dan utamanya di bidang hukum.

“Tahun 2015 ada 6 alumni STAINU Temanggung yang sudah menjadi pengacara. Sejak 2015 kemarin teman-teman itu semua sudah bekerja dan melakukan kegiatan sesuai kepakarannya,” beber dia.

Alumnus sekaligus dosen STAINU Temanggung ini juga menjelaskan, selain dirinya, ada beberapa civitas akademika STAINU Temanggung yang tahun 2017 ini lolos beasiswa Program 5000 Doktor.

“Ada Bu Riska, Pak Taufik, dan Komala. Semuanya akan menjadi calon doktor dan siap mengabdikan diri untuk kemajuan STAINU Temanggung,” tegasnya. (Red-HJ99/Hms).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here