Potensi Maraton Dakwah untuk Perubahan Indonesia

0

Oleh Armanto Abas
Presiden Mahasiswa 2015/2016, Konsentrasi Bidang K3 Fakultas kesehatan Masyarakat

Selamat Wisuda yang ke-27
Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) telah menjadi Laboratorium masyarakat telah melakukan proses penyelenggaraan pencerdasan anak bangsa dengan baik, hari ini terbukti telah di selenggarakan wisuda Universitas yang ke-27 menunjukan produk Universitas secara kuantitas maupun kualitas ditengah masyarakat Indonesia yang heterogen dan kompleksitas.

Kebhinekaan menjadi kekuatan besar untuk kita bersama sama merajut harmoni kehidupan Indonesia yang berkemajuan, saatnya para sarjana lulusan UNIMUS mengambil peran sebagai Insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur : Mahasiswa UNIMUS sebagai insan akademis dibuktikan dengan lulusan yang berpengetahuan luas, berfikir rasional, obyektif , kritis, memiliki kemampuan teoritis dan sanggup berdiri sendiri dengan disiplin ilmu pengetahuan pilihannya secara teoritis dan tehnis serta sanggup bekerja secara ilmiah yakni bertahap, teratur, mengarah pada tujuan sesuai dengan prinsip prinsip perkembangan .; Mahasiswa UNIMUS sebagai insan Pencipta dengan ditopangi kemampuan akademik para lulusan UNIMUS mampu melaksanakan kerja kemanusiaan, kreatif, inovatif dan dapat memberikan bentuk bentuk yang indah yang disemangati dengan nilai nilai islam.; Mahasiswa UNIMUS sebagai insan Pengabdi adala kualitas lulusan UNIMUS yang ikhlas dan sanggup berkarya demi kepentigan umat dan bangsa, sadar mengabdi bukan hanya diri sendiri menjadi baik tetapi membuat kondisi sekelilingnya menjadi baik.; Mahasiswa UNIMUS sebagai insan yang bernafaskan islam, islam yang telah menjiwai dan memberikan edoman pola pikir dan pola lakunya tanpa memakai merk islam. Islam harus menjadi pedoman dalam berkarya dan menciptakan sejalan dengan nilai nilai universal islam , dengan demikian maka islam telah mefasi dan menjiwai karyanya.

Ajaran Islam di Universitas Muhammadiyah Semarang atau Al – Islam Ke-muhammadiyah-an telah membentuk “unity personality” dalam diri para lulusan UNIMUS. Nafas islam telah membentuk pribadi yang utuh tercegah dari split personality idak pernah ada dilemah pada dirinya sebagai warga negara dan dirinya sebagai generasi muslim. Kualitas kualitas Insan akademis, pencipta, pengabdi , dan insan yang bernafaskan islam telah mengintegrasikan masalah suksesnya pembangunan nasional bangsa kedalam suksesnya perjuangan umat islam Indonesia dan sebaliknya.
Selamat Wisuda yang ke-27 kawan kawan , Semoga menjadi kader perubahan umat dan bangsa. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here