Tersambar Petir, Dua Winita di Pemalang Satu Tewas Satu Kritis

11
127

Pemalang, Harianjateng.com – Dua orang wanita buruh tani bernama Rasmini Binti Suryani (69) Rt. 03 Rw.06 Desa Sungapan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, meniggal dunia dan Roati binti Sudarmo (47) Dusun Kesembir Rt. 06 Rw. 06 Desa Cibelok, Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang dengan kondisi Kritis usai tersambar petir saat menanam padi, Selasa (08/05/2018).

Disampaikan oleh Tarwondo b Sudarmo (19) anak Rasmini salah seorang saksi,  pada sekitar pukul 14.15 Wib  di tanah persawahan blok lurah  Desa Cibelok, Kecamatan Taman, “saat itu korban sedang bekerja di area persawahan milik  Kliwon  bersama 6 (enam) orang lainnya untuk menanam padi, aktivitas itu dimulai pada jam 06.00 Wib dan pada pukul 14.00 Wib karena  cuaca mendung dan angin kencang Tarwondo menjemput ibunya (Rasmini)  yang sedang bekerja bersama 6 (enam) orang lainnya, bermaksud untuk pulang lewat pematang sawah dari timur ke barat menuju kampung,  tetapi pada saat itu terdengar suara petir sebanyak 2 kali dan Tarwondo melihat ibunya dan satu orang lagi yang kemudian diketahui bernama Roati bin Sudarmo tersambar petir lalu jatuh tersungkur di sawah.”

Hal senada juga dikatakan saksi lainnya oleh  Wastiah binti Suryani (55) alamat Dusun Kesembir Rt. 03 Rw. 06 Desa Cibelok Kecamatan Taman. “Pada saat itu  kejadian saya bersama 4 teman lainnya merunduk kemudian Tarwondo  menolong ibunya dan saya  berusaha mencari Roati tetapi sudah tersungkup di sawah,” jelasnya.

Masih kata Wastiah, melihat rekannya Roati tersungkup di sawah dirinya langsung berteriak minta tolong ke warga yang saat itu lewat kemudian kedua korban di larikan ke Rumah Sakit Isslam (RSI) Taman, namun sesampai di RSI, diketahui Rasmini sudah tak bernyawa, sedangkan Roati dalam keadaan kritis kemudian di rujuk ke rumah sakit Siaga Medika.

Red-HJ99/Joko  Longkeyang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here