Lakukan Sidak di Pasar Pagi Kaliwungu, Komisi B DPRD Kendal Siapkan Angaran untuk Relokasi 1,6 Milyar

13

Kendal, Harianjateng.com – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kendal, melakukan Inspeksi Dadakan (Sidak) di pasar pagi Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, yang tempo lalu telah terbakar, Selasa (17/07/2018).

Hadir dalam Sidak tersebut, yaitu Sekretaris Komisi B DPRD Kendal, Bapak Samsul Huda, Anggota Komisi B DPRD Kendal, Ibu Sri Supriyati dan Kepala Disperindag Kabupaten Kendal, Bapak Drs. M.Sukron Samsul Hadi, M.Si.

Disampaikan oleh Samsul Huda usai Sidak, bahwa hari ini dari Komisi B beserta dengan Disperindag melihat kondisi pedagang pasar di Kaliwungu. “Kami dan Disperindag berkunjung untuk melihat para pedagang, dan kemarin kami juga sudah ada silaturahim dengan asosiasi pedagang yang bertempat di Rumah Bapak Prof. Dr. KH. Muhajirin Thohir di Kaliwungu, bahwa sudah ada kesepakatan diantaranya, yaitu pasar akan segera direlokasi tentang pembersihan, kemudian akan ditinggikan dan dibangun lapak- lapak seluas 3300 M dengan model Knock Down, yang artinya bangunan yang dapat dibongkar pasang, agar ketika nanti dibangun akan lebih mudah,” ujarnya.

Untuk anggaran, lanjut Sekretaris Komisi B tersebut, “kemarin setelah dihitung nilainya 1,6 Milyar, ini akan dianggarkan oleh Komisi B, dan masuk dalam anggaran perubahan 2018.”

Samsul Huda juga menambahkan, “kemudian terkait dengan pembangunan, tadi telah disampaikan oleh Kepala Disperindag bahwa tahun 2019 InsaAllah sudah berkomunikasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan sudah muncul anggaran aplikasi simulasinya sebesar 50 Milyar. Mudah-mudahan itu bisa berhasil, bila itu berhasil terbangun dalam jangka waktu 2 tahun, menurut Bapak M.Sukron Samsul, itu adalah rekor tercepat.”

Selain itu, dikatakan oleh M.Sukron Samsul bahwa jumlah dari keseluruhan pedagang yang barangnya terbakar ada 997, namun untuk kios, los dan lesehan ada 567 yang terbakar.

Sementara itu, Anggota Komisi B Sri Supriyati juga mengecek harga ayam sayur. “Tadi saya bertanya kepada Ibu Hajah Maqfiroh, salah satu pedagang Ayam sayur, pada Syawal harga mencapai 40 ribu/ 1 Kg, tetapi sekarang harga sudah turun menjadi 36 ribu/1 Kg,” katanya.

Red-HJ99/Heri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here