Menyambut HUT RI ke-73, Irreng dan Karang Taruna Desa Margosari Gelar Pengajian Umum

1

Kendal, Harianjateng.com- Ikatan Remaja Rengas (Irreng) Dusun Rengas, Desa Margosari dan Pemuda Karang Taruna menggelar pengajian umum dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-73, Minggu (12/08/2018) bertempat di perempatan Tengah Rt.04 RW.01 Dukuh Rengas Desa Margosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Dijelaskan oleh ketua panitia kegiatan, Nur Rohmat bahwa acara ini adalah puncak dari kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari. “Malam ini adalah puncak dari rangkaian kegiatan yang sudah kami selenggarakan, pada tanggal 11 – 12 Agustus 2018. Adapun lomba-lomba yang kami lakukan, diantaranya lomba cerdas cermat, tartil Quran, jalan sehat dan lari maraton 500 M yang dikoordinasi oleh saudara Maskuri. Selain itu pada Minggu paginya juga ada hiburan musik dangdut dari New Ardista,” ujarnya.

Disampaikan juga oleh Ketua Karang Taruna, Jumono bahwa kegiatan ini untuk memperingati HUT RI yang ke 73. “Berbagai Kegiatan lomba yang telah kami laksanakan adalah dalam meyambut kemerdekan negara Indonesia ke 73 tahun. Kami berharap kegiatan ini mampu menambah semangat masyarakat untuk lebih cinta terhadap bangsa dan negara Indonesia,” katanya.

Sedangkan Ketua Irreng, Akbar Maulana menyampaikan terima kasih kepada seluruh teman teman yang ikut serta terlibat atas terselenggarakannya kegiatan tersebut. “Terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada para sahabat Irreng atau pun pemuda karang taruna yang ikut serta dalam kegiatan ini, dan kepada pemerintahan desa serta masyarakat Desa Margosari sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga yang hadir dalam acara ini bisa memperoleh ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Margosari, Sumejo Karep yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan sangat bangga. “Saya sangat bangga terhadap para generasi muda Desa Margosari, karena mampu membuat semangat para warga masyarakat dalam menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ini,” tutur Sumejo Karep dalam sambutannya.

Memasuki acara inti, dalam Mauidhotul hasanahnya Gus Tommy mengatakan bahwa Indonesia merdeka itu penuh dengan perjuangan. “Negara ini merdeka tidak semata mata di kasih, atau pun datang secara tiba – tiba melainkan berkat perjuangan para pahlawan, Ulama dan Kiai yang mengorbankan jiwa dan raganya bahkan nyawa sekalipun demi kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Kiai Nurul Qomar, “dalam mengisi kemerdekaan ini diperlukan para generasi muda yang Berakhlakul Karimah agar negara ini tetap sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa ini, yang berdasarkan Pancasila. Salah satunya harus dibekali dengan ilmu agama yang kuat dan harus dekat dengan para Kiai” tuturnya.

Acara itu dimeriahkan dengan musik rebana dan tari sufi caping gunung serta penampilan dari pencak silat Pagar Nusa Harimau Putih Kaliwungu.

Red-HJ99/Heri

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here