Desa Sidomakmur Serasehan Anti Narkoba Bersama Anggota Komisi X DPR RI Drs H A Mujib Rohmat

0

Kendal, Harianjateng.com– Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1440 Hijriyyah Pemerintah Desa Sidomakmur dan NU Care Lazisnu Desa Sidomakmur menggelar santunan anak yatim dan dhuafa serta serasehan tentang bahaya narkoba, Sabtu (22/09/2018) bertempat di Halaman Desa Sidomakmur, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Hadir dalam acara tersebut, PJ Kepala Desa Sidomakmur, Rofiudin, S.E., Plt Camat Kaliwungu Selatan, Budi Kuncoro, perwakilan dari Polsek Kaliwungu, Keristanto dan dua anggota lainnya dan Ranting NU Desa Sidomakmur beserta Banomnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan itu, Komisi X DPR RI, Drs. H. A. Mujib Rohmat, M.Hum, selaku Ketua Bidang Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba Majelis Ulama Indonesia, Gus Tommy dan anggota DPD Pekat IB Kendal sebagai penggiat anti narkoba dan Kapolsek Kaliwungu, Bambang Karyono Kepala Desa Sidomakmur periode 2018-2024, serta Supari sebagai moderator.

Acara diawali dengan pembukaan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya, dan menyanyikan lagu Ya Lal Wathon kemudian dilanjut dengan penampilan Pecak Silat Harimau Putih dari Kaliwungu yang begitu memukau masyarakat Desa Sidomakmur. Lalu pemberian santunan kepada 25 anak yatim dan 12 kaum dhuafa.

Dalam sambutannya, PJ Kepala Desa Sidomakmur, Rofiudin menyampaikan bahwa narkoba adalah bahaya besar bagi para generasi muda bangsa. ” Narkoba adalah musuh terbesar bagi kita semua, maka dari itu tidak boleh dibiarkan, kita harus lawan dan katakan tidak untuk narkoba,” ujarnya.

Memasuki acara inti, dalam pembahasan terkain bahaya narkoba, Drs. H. A. Mujib Rohmat, M.Hum., mengakatakan bahwa Islam adalah agama yang menjaga harkat martabat manusia, menjaga kehormatan dan kehidupan bagi setiap manusia. Maka dari itu Islam melarang hal-hal yang mbehayakan diri manusia, yaitu khomer salah satu dari bentuk narkoba. Oleh sebab itu kita harus menghindari dan harus anti terhadap narkoba.

Komisi X DPR RI Dapil Jawa Tengah I tersebut menambahkan, “orang yang terkena narkoba pasti akan hilang Asosial dan kehilangan kemanusiaannya, padahal Islam adalah agama yang sangat menyayangi kepada sesama manusia, dikatakan oleh Rasulullah Muhammad SAW, bahwa belum bisa dikatakan orang mukmin yang baik bila belum bisa mencintai orang lain seperti mencintai dirinya sendiri.”

“Orang yang terkena narkoba dan mencoba menggunakan narkoba, ia akan kehilangan akal sehatnya, akan kehilangan kejiwaannya dan akan kehilangan kemanusiaannya, ngomongnya mulai melantur, dan disamping itu narkoba akan menyakiti diri sendiri dengan merusak batin dan jiwanya serta akan mengancam kematian dirinya,” ungkap Drs. H. A. Mujib Rohmat, M.Hum.

Lanjut Mujib Rohmat, begitu bahayanya narkoba sehingga Bapak Presiden dan pemerintah mengatakan Indonesia darurat narkoba. Perkembangan narkoba sangat luar biasa, pada Tahun 2015 baru sekitar 4, 2 juta sekian penguna narkoba dan tahun 2016 sudah naik menjadi 6,4 juta, setiap hari pengguna narkoba mati tidak kurang dari 50 orang kalau dikalikan 1 tahun berati 12600 orang mati karena narkoba.

“Maka dari itu wajar jika kita mengatakan bila Indonesia adalah darurat narkoba. Semua dari mulai Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi Pemerintah Pusat, dan organisasi-organisasi kemasyarakat dan termasuk NU, Muhammadiyah serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat gerakan nasional anti narkoba. Karena kita ingin jangan sampai merusak diri orang, merusak jiwa orang bahkan merusak para generasi penerus bangsa kita,” tutur Anggota DPR RI tersebut.

Selain itu, Gus Tommy sebagai tokoh muda penggiat Anti Narkoba dari DPD Pekat IB Kendal yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Quran Kaliwungu Sekaligus sebagai Pengasuh Padepokan Pencak Silat Harimau Putih, mengatkan bahwa salah satu masuknya narkoba di kalangan generasi muda karena kurangnya perhatian dari para orang tua dalam mengawasi anak-anaknya, juga jarangnya para pemuda yang mengikuti kegiatan-kegiatan olahraga.

“Banyaknya waktu luang dari para generasi muda yang tidak digunakan untuk kegiatan kegiatan positif sehingga mereka bisa terjerumus dalam pergaulan yang salah, salah satunya yaitu menggunakan narkoba. Selain itu, kurangnya perhatian dari para orang tua sehingga membiarkan mereka terlena dalam pergaulan hal-hal yang tidak baik,” ujarnya.

Gus Tommy memberikan saran kepada masyarakat agar generasi muda terhindar dari narkoba. ” Agar generasi muda terhindar dari narkoba Salah satunya harus mengikuti kegiatan-kegiatan positif seperti mengikuti olahraga, bisa sepak bola, bulu tangkis, ataupun pencak silat Harimau Putih karena dengan adanya kesibukan olaraga mereka akan menjaga jiwa dan raganya,” katanya.

Diakhir acara Bapak Mujib Rohmat mengaprsiasi Desa Sidomakmur yang telah mengelar kegiatan serasehan anti narkoba tersebut, dan ditutup dengan yel-yel Prestasi Yes Narkoba Noway.

Red-HJ99/Heri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here