Bupati Kendal Hadiri Peletakan Batu Pertama Perumahan Layak Huni di Lokasi Curug Sewu

0

Kendal, Harianjateng.com- Peletakan Batu Pertama dilokasi Perumahan Curug Sewu Asri Kabupaten Kendal, Jawa Tengah dalam rangka implementasi pilot projeck keterpaduan stakeholder dalam penyediaan perumahan dan lingkungan hunian yang layak dan terjangakau, Kamis (27/09/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Rumah Umum dan Komersial, Ditjen Penyediaan Perumahan Kementrian PUPR, Ir. Moch. Yusub Hariagung, MM., MT., Direktur Utama Bank BTN, Maryono, Rektor Universitas Diponegoro Semarang, Prof. Dr. Yos Johan Utama, M.Hum., Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si dan Forkopimda terkait serta masyarakat sekitar.

Ditjen Penyediaan Perumahan Kementrian PUPR, Ir. Moch. Yusub Hariagung dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kementrian PUPR mempunyai fungsi menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Saat ini kami memiliki beberapa program yang pertama adalah berbentuk rumah susun sewa, yaitu baik pemerintah daerah, Yayasan, lembaga kemanusiaan ataupun yang lainnya yang memiliki tanah dan mengajukan ke pemerintah untuk dibangun dalam bentuk rumah susun sewa, kemudian akan dibangun oleh pemerintah melalui kementerian PUPR tentunya setelah selesai akan dihibahkan,” ujarnya.

Kedua, lanjut Moch. Yusub Hariagung, yaitu berbentuk rumah khusus yang biasanya dibangun di tanah pemerintah daerah, biasanya sasarannya kelompok masyarakat seperti nelayan, masyarakat yang berada di perbatasan, bisa saja TNI, Polri atau para medis yang bertugas di wilayah terpencil itu kita bantu bangunkan rumahnya tipe 36 lengkap dengan perabotannya.

“Ketiga adalah yang sekarang ini yaitu Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) program ini adalah program yang sangat menyentuh dengan masyarakat yang memliki keterbatasan daya beli yang rendah, dan bantuan ada dua jenis, yang pertama adalah peningkatan kualitas yang biasa dikenal dengan bedah rumah, kita bantu sebesar 15 juta. Kedua adalah pembangunan baru, dimana masyarakat memiliki tanah namun mereka tidak memiliki kemampuan untuk membangun. Hal ini kita bantu dengan program reguler yaitu tanahnya di siapkan oleh masyarakat lalu kita bantu dengan Pembangunan Baru (PB), tentunya masyarakat ada stimulan untuk melanjutkan agar lebih bagus dan layak huni. Namun dalam kesempatan ini ada terobosan baru yang bisa menjadi pilot projeck dan bisa dikembangkan di kota maupun di Daerah lainnya, yaitu pembiayaan penyediaan tanahnya dilakukan oleh Perbankan dan pembangunannya melalui pembangunan baru program stimulan swadaya,” ungkap Ditjen Penyediaan Perumahan Kementrian PUPR tersebut.

Selain itu, dikatakan oleh Direktur Bank BTN, Maryono bahwa program ini adalah baru pertama kali di Indonesia. “Kita buat pilot projeck program pembiayaan perumahan dalam rangka satu juta rumah, tapi ini diperuntukkan untuk masyarakat mikro yang tidak mempunyai pendapatan tetap. Dengan adanya pilot projeck ini kita harapkan satu desa mendapat bantuan supsidi untuk 63 orang, namun program Bupati diharapkan untuk 100 orang, dan akan segera kami tindaklanjuti. Hal ini juga akan dibantu oleh akademisi Undip Semarang yang akan mencarikan lokasi daerah-daerah yang bagus. Tidak hanya Undip tetapi kami juga bekerja sama dengan ITB, ITS dan Universitas lainnya,” jelasnya.

“Ini adalah suatu prodak KPR mikro yang didasarkan komuniti. Stimulannya adalah satu, bahwa lokasi tanah langsung dipecah sertifikat, kemudian dapat rumah sekalian dapat tanah dan angsurannya lebih murah yaitu 500 ribu dan jangka waktunya lebih pendek hanya 10 tahun, inilah yang memberikan kemudahan dan sangat ringan sekali bagi para masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap ini,” tambah Maryono.

Sementara itu, Bupati Kendal, Mirna Annisa mengungkapkan bahwa program ini adalah program bagus untuk Kendal. “Program seperti ini merupakan program yang bagus karena tanahnya dibantu oleh perbankan dan tanahnya disediakan oleh masyarakat, kemudian diperuntukan untuk masyarakat serta pembangunannya dibantu oleh pemerintah yaitu kementrian PUPR, pokoknya program ini bagus. Kami harapkan program ini bisa muncul di setiap desa,” tuturnya.

Red-HJ99/Heri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here