PT. Rinon Berkah Abadi Bongkar Betonisasi jalan Rejosari-Turunrejo untuk Diperbaiki

0

Kendal, Harianjateng.com– Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Bupati Kendal, dr.Mirna Annisa, M.Si., bersama pejabat Kendal terkait, terhadap sejumlah pekerja infrastruktur di Kendal belum lama ini langsung ditindaklanjuti oleh PT. Rinon Berkah Abadi.

PT. Rinon Berkah Abadi selaku rekanan kerja tersebut membongkar pekerjaannya untuk diperbaiki, dimana dalam melakukan betonisasi di jalan Rejosari-Turunrejo Kecamatan Brangsong senilai Rp 2,9 milliar itu terdapat retakan.

Disampaikan oleh CEO PT Rinron Berkah Abadi Nashron bahwa sesuai pekerjaan Tehnik, sebenarnya retak yang terjadi itu di daerah yang dijinkan jika terjadi retak karena terjadi di area pengarah retak yang ada besi dowelnya sehingga konstruksi rigid jalan tetep aman digunakan jika suatu saat jalan beton itu mengalami retak.

Lanjut Nashron, “biasanya terjadi retak seperti itu karena suhu pasca pengecoran yang tinggi walau setelah pengecoran sudah disemprot compound dan pembasahan, sehingga proses setting atau pengeringan terlalu cepat, dapat juga dikarenakan terlambat cutting atau pemotongan beton setelah pengecoran namun kalau terlambat cutting biasanya terjadi retaknya tidak beraturan.”

Menurut Nasron, hal itu sebenarnya bisa di treatment dengan diinjeksi menggunakan ijeksi epoxy resin. ”Hal ini sebenarnya bisa di treatment dengan diinjeksi epoxy resin, namun sesuai arahan Kepala Dinas PUPR minta dibongkar dan demi menjaga kualitas kami selaku kontraktor pelaksana, siap mengerjakan dan membongkarnya serta nanti jika rigid beton yang diujung jalan sudah siap untuk dilalui, segmen yang dibongkar kami cor kembali,” katanya, Selasa (02/10/2018).

Selain itu, Pelaksana pekerjaan, Hery Koesdarto juga mengatakan, membutuhkan waktu dua hari untuk membongkar cor beton yang retak. Selanjutnya untuk mengecor kembali hanya hitungan jam. Dijelaskan, minggu ini pekerjaan jalan Rejosari-Turunrejo senilai 2,9 milliar selesai dikerjakan.”Pekerjaan sudah selesai 95 presen tinggal pemeliharaan beton menunggu umur beton untuk bisa dibuka dan menutup  bereman,” jelasnya.

Sementara Kepala DPUPR Kabupaten Kendal Sugiono mengatakan, dari hasil sidak diketahui semua pekerjaan sudah sesuai spek kualitas, namun untuk pekerjaan Rejosari-Turunrejo ditemukan ada beton yang retak sehingga pelaksana diminta untuk membongkarnya. ”Sebenarnya retakan itu bisa diatasi dengan disuntik, namun diputuskan untuk dibongkar,” ujarnya.

Red-HJ99/Heri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here