Fatayat Milenial Ber-Safety Riding

0

Temanggung, Harianjateng.com- Meski hujan lebat mengguyur, tidak menyurutkan semangat para anggota Fatayat kabupaten Temanggung untuk menghadiri kegiatan Safety Riding Milenial, Jum’at (01/02/2019) bertempat di STAINU Temanggung. Acara tersebut terselenggara atas kerjasama PC Fatayat Temanggung dengan Polantas Polres Temanggung.

Ratusan anggota Fatayat dari perwakilan 20 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se Temanggung mengikuti kegiatan tersebut. Meski berlangsung singkat (13.00-15.30) prosesi kegiatan berjalan dengan meriah dan hangat.

Sesi 1 diawali dengan sosialisasi cara berkendara yg aman
oleh Kasatlantas Temanggung Hj. AKP. Tri Wahyuni.
Dalam materinya beliau menyampaikan pentingnya kelengkapan accesoris kendaraan (kaca spion dan lampu), kelengkapan surat (SIM dan STNK), hingga pentingnya memahami rambu-rambu lalu lintas dan etika berkendara di jalan raya.

“Jangan sampai stigma perempuan tidak aman berkendara semakin meluas di masyarakat seperti yang sering kita dengar selama ini. Banyak yang masih bilang ibu-ibu sering menyalakan lampu seign kiri padahal dia belok kanan” ujar Kasatlantas yang disambut dengan tawa riuh hadirin.

Pelatihan berkendara yang aman dan benar bagi para perempuan adalah kesempatan yang sangat jarang didapatkan oleh masyarakat khususnya wanita. Tak ayal, peserta terlihat antusias mengikuti arahan-arahan yang disampaikan dan banyak mengajukan pertanyaan. Dari pelatihan tersebut terungkap bagaimana peserta sangat berharap mereka dapat berkendara dengan benar dan aman untuk menunjang aktifitas mereka baik untuk kegiatan sehari-hari, ekonomi, maupun organisasi.

Sementara itu, Ketua Umum PC Fatayat Temanggung, Hj. Umi Tsuwaibah, M.S.I. menyambut baik kegiatan ini dan menyadari manfaat dari meningkatnya kesadaran berkendara dengan aman di kalangan anggota Fatayat.

“Saya yakin dengan semakin banyaknya wanita khususnya anggota Fatayat yang sadar untuk berkendara dengan aman maka akan semakin dinamis pula kehidupan anggota Fatayat baik dalam kegiatan apapun. Sekarang kita lihat, kebutuhan skill mengendara yang benar seperti menjadi kewajiban ketika seorang wanita dituntut harus bisa mengantar jemput anak ke sekolah, pergi ke tempat kerja, ber ekonomi, berorganisasi dan bahkan untuk berkegiatan agama”, tegas anggota dewan Temanggung ini.

Lebih lanjut dari kegiatan ini, peserta yang hadir diharapkan bisa menyebarkan informasi yang di dapat kepada khalayak dan memanfaatkannya dalam kegiatan sehari-hari.

Rencana tindak lanjut dari acara ini, akan segera dilaksanakan program pengadaan Surat Ijin Mengemudi (SIM) bagi anggota. Pengadaan SIM masal bagi anggota Fatayat dipandang perlu dengan tetap memenuhi ketentuan-ketentuan standar yg ada. Tujuan utamanya meminimalisir keberadaan anggota Fatayat yang berkendara tanpa surat yang lengkap, mengingat tingginya mobilitas anggota Fatayat untuk kegiatan organisasi.

Red-HJ99

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here