Cegah Penyebaran Covid-19, KH. Muhibbudin Mahfudz Setuju Syawalan Ditiadakan

0
115

Kendal, Harianjateng.com- Dengan adanya wabah virus Covid-19 yang melanda dunia termasuk negara Indonesia berdampak luar biasa, baik pada bidang sosial dan ekonomi, salah satunya adalah tradisi Syawalan yang berada di Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada tahun 2020 ini harus ditiadakan.

 

Menyikapi adanya persoalan tersebut, KH. Muhibbudin Mahfudz Pendiri Pondok Pesantren Hidayatul Quran Kaliwungu menyampaikan, bahwa secara pribadi ia sangat setuju dan mendukung apa yang sudah menjadi keputusan pemerintah, karena hal itu bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. “Secara pribadi saya setuju, karena bertujuan untuk kemaslahatan orang banyak,” tuturnya, Senin (26/05/2020).

“Lebih baik masyarakat mengikuti anjuran dari pemerintah agar tidak mengadakan kegiatan apapun yang bisa mengumpulkan banyak orang. Kalau memang warga ingin tetap berziarah ke makam, silahkan lakukan secara mandiri kita tidak melarang, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” himbau KH. Muhibbudin, salah satu Kiai Sepuh Kaliwungu tersebut.

Dirinya juga mendoakan, agar persoalan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia saat ini segera berakhir, sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas seperti biasanya.

Anggota Komisi A DPRD Kendal Dapil 5, Tommy Fadhurohman, S.H., M.H.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kendal Dapil 5, Tommy Fadhurohman, S.H., M.H., mengungkapkan, keputusan pemerintah pada tahun ini meniadaan kegiatan tradisi Syawalan sebelumnya sudah di koordinasikan ke semua pihak, mulai dari tingkat desa sampai kabupaten.

“Apa yang menjadi keputusan pemerintah sudah dimusyawarahkan di forum, termasuk meminta pendapat para Kai dan Ulama sepuh Kaliwungu, kalau ada pro dan kontra itu biasa,” ujar wakil rakyat, yang akrab disapa dengan Gus Tommy.

Perlu kita ketahui bersama bahwa tradisi Syawalan adalah tradisi yang diadakan setiap tahun sekali, tepatnya seminggu setelah perayaan Idul Fitri. Tradisi ini biasanya didatangi ribuan orang dari berbagai daerah untuk berziarah pada haul akbar ke makam para tokoh penyebar agama Islam di Kaliwungu Kabupaten Kendal, diantaranya Kiai Guru dan Sunan Katong.

Red-HJ99/KM