IPNU Jateng Gelar Workshop Zona Kreator

0
71

Semarang, Harianjateng.com- Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Tengah  menyelenggarakan kegiatan Workshop Zona Kreator, Jumat (13/11/20) bertempat di Kantor PW NU Jawa Tengah.

Kegiatan diikuti oleh peserta yang tergabung dalam kader IPNU dari berbagai daerah di Jawa tengah.

Workshop Zona Kreator yang dilaksanakan oleh Jaringan Komunikasi dan Informasi (Kominfo) IPNU Jateng mengambil tema “IPNU Jateng Go To Viral”.

Disampaikan oleh Wakil Ketua Kominfo IPNU Jateng, Muhammad Kurniawan, bahwa kegiatan ini di latar belakangi ramainya stigma miring di masyarakat mengenai pelajar. Maka IPNU sebagai organisasi pelajar yang dirasa memiliki banyak masa harus mampu mengcounter Issu tersebut.

“Kita memiliki basis masa yang cukup dibanding organisasi pelajar yang lain, yang kita butuhkan bukan hanya skil, namun IPNU harus mampu mengimbangi isu miring pelajar yang menjadi stigma di masyarakat, yang di bekali dengan wawasan yang luas,” ujar Wawan.

Sementara itu, Syaeful Kamaludin, Ketua PW IPNU Jawa Tengah menyampaikan  bahwa IPNU sebagagai organisasi yang mempunyai ideologi yang kuat harus jadi jalan strategis bagi pelajar, khususnya di Jawa tengah untuk show up.

“IPNU sebagai organisasi yang berpegang teguh pada ideologi dan nilai kebangsaan, keislaman ahlussunnah wal jamaah sudah saatnya peranan dan kontribusi IPNU di ketahui publik yang lebih luas. Maka, progres inovasi dan improvisasi dengan media perlu kita lakukan dengan metode dan corak yang kita bawa sesuai ideologi Ahlussunah wal jamaah Annahdiyah,” tegas Syaeful.

Syaeful menambahkan, “dalam ikhtiar ini, kader IPNU Jateng, dituntut melakukan langkah – langkah strategis dan taktis  untuk memulai semua dengan kerangka yang jelas,  bersama rekan – rekan dari Kominfo IPNU Jateng ini kita rumuskan kontruksi peradaban media, strategi yang perlu dibangun dalam menghegemoni NU di media”.

Kegiatan yang diikuti oleh 25 perserta dari hasil seleksi kader IPNU Jawa tengah ini diharap mampu berkontribusi secara konkret di IPNU Jawa Tengah.

Red-HJ99/ AZ