Apresiasi Paseduluran Ndas Mumet, Taman Pemali Dilengkapi Sarana Papan Panjat Dinding

0
179

Brebes,- Taman Pemali yang terletak di bantaran Kali Pemali Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, kini dilengkapi dengan tambahan fasilitas untuk olah raga berupa Wall Climbing. Fasilitas olah raga itu dipersembahkan oleh Komunitas Paseduluran Ndas Mumet.

Kepala Desa Pebatan, Moh Abdul Gopur mengatakan, Taman Pemali ini dulunya dipenuhi dengan gunungan sampah rumah tangga dan semak belukar. “Jadi dulu sini itu tumpukan sampah dan semak belukar. Untuk pembersihan saja dibutuhkan alat berat, dan butuh waktu satu bulan,” ujarnya.

Hingga kini, menurutnya, Pemdes Pebatan beserta warganya masih berbenah untuk mengembangkan berbagai titik yang bisa dikembangakan dan masih terus melakukan pembenahan dan pengembangan spot dan fasilitas baru.

Beruntung, ada tambahan fasilitas olah raga berupa papan panjat yang merupakan bentuk aspresiasi dari kalangan pemerhati masyarakat Kabupaten Brebes yang tergabung dalam ‘Komunitas Paseduluran Ndas Mumet’.

Apresiasi tersebut semakin lengkap setelah Bupati Brebes, Idza Priyanti yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik La Ode Vindar Aris Nugroho bersama Kepala Dinperwaskim Sutaryono, Kadib Pemuda dan Olahraga Dindikpora Brebes, Fajar Adi Widiarso beserta Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Brebes Imam Budi Santoso turut meresmikan wall climbing Taman Kali Pemali pada Selasa (22/12/2020).

Bupati melalui Kepala Dinperwaskim Kabupaten Brebes, Sutaryono SH dalam sambutannya mengatakan, atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berhasil membangun wahana olahraga baru yaitu wall climbing di areal taman warga bantaran Kali Pemali.

“Diharapkan dengan dibangunnya wall climbing ini, dapat menghidupkan kembali gairah para pecinta olahraga panjat dinding. Sehingga, olahraga ini diharapkan dapat diminati banyak generasi muda di Kabupaten Brebes,” tandas Bupati.
Bupati menambahkan, wall climbing ini tentunya memiliki nilai yang positif. Karena, di masa pandemi Covid-19 ini, semua pihak disarankan untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh melalui aktifitas olahraga yang dapat meningkatkan imunitas.

“Sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19, maka dari itu, saya berharap kepada masyarakat Kabupaten Brebes untuk terus berolahraga, apapun olahraganya,” imbau Bupati.

Seperti halnya dengan olahraga lain, lanjutnya, ke depan wall climbing ini dapat dikembangkan untuk mencari bibit-bibit muda yang berpotensi. Sehingga, menambah khazanah keolahragaan di Kabupaten Brebes.
“Bila diibaratkan wall climbing merupakan contoh untuk meraih kesuksesan dalam kehidupan. Karena untuk mencapai puncak, pastilah kita akan melewati langkah yang terjal. Dari pijakan batu ke pijakan batu yang lain. Sehingga, olahraga ini cocok untuk anak muda yang suka dengan tantangan dan adrenalin,” tandas Bupati.

Sementara Panitia Launching Wall Climbing di areal Taman Kali Pemali, Darisman Ebet mengemukakan, Paseduluran Ndas Mumet tergerak hatinya untuk meningkatkan prestasi olahraga panjat dinding di Kabupaten Brebes.

“Melalui sarana wall climbing di areal taman bantaran Kali Pemali ini, akan menggugah anak-anak muda di Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari khususnya dan umumnya di kabupaten Brebes untuk berlatih panjang dinding di sini. Harapannya, ke depan akan muncul bibit-bibit atlet muda berprestasi di cabang olahraga panjant dinding Kabupaten Brebes,” kata Darisman yang didampingi anggotanya Gus Bill serta rekan-rekannya lain di Paguyuban Ndas Mumet.

Acara launching pembangunan wall climbing ini, semakin lengkap pula dengan pembagian paket sembako kepada 65 warga terdampak pandemi Covid-19 yang tinggal di ingkungan Desa Pebatan oleh Paseduluran Ndas Mumet yang bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Brebes.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here